Ini Skenario Pengerjaan Proyek Tol Malang Lokasi Temuan Altar Kuno
- Penulis : Avirista Midaada
- | Selasa, 19 Mar 2019 20:18 WIB
jatimnow.com - Operator pengerjaan proyek Jalan Tol Malang-Pandaan telah menyiapkan skenario bila bangunan kuno yang ditemukan di sektor 5 KM 37 proyek tol tersebut terus meluas dan menyebar.
Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Pandaan-Malang, Agus Purnomo mengatakan, ada kemungkinan pengerjaan tol itu dihentikan dengan melalui kajian dan penetapan dari pusat.
Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar
"Kalau memang temuannya sampai luas, ternyata perkotaan kuno, ya sudah mandek (berhenti) di situ," ungkap Agus usai mengikuti rapat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Selasa (19/3/2019) sore.
PT Jasamarga Pandaan-Malang juga menyatakan bahwa pergeseran tol ke arah timur juga tak bisa dilakukan karena harus melalui kajian kembali.
Baca juga: Bangunan Kuno di Proyek Tol Malang Disebut Altar Pra Majapahit
Baca Juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol
"Masih berandai-andai karena kita belum tahu konstruksinya seperti apa. Perlu ada kajian gesernya sejauh mana, konstruksinya seperti apa," paparnya.
Agus menambahkan, opsi flyover dan pembuatan underpass melintasi lokasi situs kuno tidak mungkin dilakukan karena bisa merusak bangunan kuno tersebut.
Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi
"Karena saat nancepin tiang-tiangnya, bisa merusak situs di bawahnya. Gak mungkin melayang, kalau di bawah, menggalinya juga bisa merusak situs itu," sambungnya.
Untuk itu, PT Jasamarga Pandaan Malang terus berkordinasi dengan sejumlah pihak, terutama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk mengetahui sejauh mana sebaran lokasi situs, sehingga bisa diketahui langkah pasti yang akan dilakukan terhadap proyek Tol Malang-Pandaan di sektor 5 tersebut.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-13718-ini-skenario-pengerjaan-proyek-tol-malang-lokasi-temuan-altar-kuno