Senin, 22 Jun 2026 06:27 WIB

Ini Skenario Pengerjaan Proyek Tol Malang Lokasi Temuan Altar Kuno

Altar Pra Majapahit yang ditemukan di proyek Tol Malang-Pandaan
Altar Pra Majapahit yang ditemukan di proyek Tol Malang-Pandaan

jatimnow.com - Operator pengerjaan proyek Jalan Tol Malang-Pandaan telah menyiapkan skenario bila bangunan kuno yang ditemukan di sektor 5 KM 37 proyek tol tersebut terus meluas dan menyebar.

Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Pandaan-Malang, Agus Purnomo mengatakan, ada kemungkinan pengerjaan tol itu dihentikan dengan melalui kajian dan penetapan dari pusat.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Kalau memang temuannya sampai luas, ternyata perkotaan kuno, ya sudah mandek (berhenti) di situ," ungkap Agus usai mengikuti rapat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Selasa (19/3/2019) sore.

PT Jasamarga Pandaan-Malang juga menyatakan bahwa pergeseran tol ke arah timur juga tak bisa dilakukan karena harus melalui kajian kembali.

Baca juga:  Bangunan Kuno di Proyek Tol Malang Disebut Altar Pra Majapahit

Baca Juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol

"Masih berandai-andai karena kita belum tahu konstruksinya seperti apa. Perlu ada kajian gesernya sejauh mana, konstruksinya seperti apa," paparnya.

Agus menambahkan, opsi flyover dan pembuatan underpass melintasi lokasi situs kuno tidak mungkin dilakukan karena bisa merusak bangunan kuno tersebut.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Karena saat nancepin tiang-tiangnya, bisa merusak situs di bawahnya. Gak mungkin melayang, kalau di bawah, menggalinya juga bisa merusak situs itu," sambungnya.

Untuk itu, PT Jasamarga Pandaan Malang terus berkordinasi dengan sejumlah pihak, terutama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk mengetahui sejauh mana sebaran lokasi situs, sehingga bisa diketahui langkah pasti yang akan dilakukan terhadap proyek Tol Malang-Pandaan di sektor 5 tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.