Kamis, 18 Jun 2026 09:29 WIB

Pemkab Ponorogo Rancang Desa Wisata Hingga Produk Unggulan

  • Penulis : Advertorial
  • | Selasa, 19 Mar 2019 19:56 WIB
Bupati Ipong Muchlissoni saat memberikan sambutan dalam Musrenbang 2019 Pemkab Ponorogo
Bupati Ipong Muchlissoni saat memberikan sambutan dalam Musrenbang 2019 Pemkab Ponorogo

jatimnow.com - Dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ponorogo tahun 2020, Pemkab Ponorogo menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten 2019.

Musrenbang dengan tema "Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Produk Unggulan" itu digelar di Gedung Sasana Praja, Ponorogo, Selasa (19/3/2019). Selain Bupati Ipong Muchlissoni beserta wakilnya, Musrenbang juga dihadiri Ketua DPRD Ponorogo, Forpimda, Bappeda Provinsi Jatim yang diwakili Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kades, LSM.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Bupati Ipong dalam sambutannya menekankan peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat pada tahun 2020. Selain itu, produk-produk UKM ke tingkat nasional juga perlu ditingkatkan.

Menurutnya, sejumlah program sudah disiapkan untuk mewujudkan hal tersebut yaitu program one produk one village, program penguatan desa wisata, program BUMDes serta program pemberian pupuk kepada petani.

"Dari program tersebut bisa menyejahterakan masyarakat dan terus mendorong melalui program-program tersebut untuk mengurangi angka kemiskinan," tambahnya.

Selain itu Bupati Ipong menginginkan program peningkatan pertanian akan mendorong terciptanya prestasi produktivitas penghasil pertanian organik di Jawa Timur, bahkan nasional.

Tidak hanya itu, Bupati Ipong juga berharap ada peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta kesehatan, peningkatan infrastruktur perumahan dan penataan kawasan serta pembinaan bidang religius.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Anggaran pendidikan dan kesehatan juga akan kami tambah untuk menjamin kualitas layanan dan SDM," bebernya.

Prioritas pembangunan itu, lanjut Bupati Ipong, sejalan dengan suksesnya pembangunan yang sudah dikerjakan selama 3 tahun terakhir. Yaitu turunnya angka kemiskinan yang turun menjadi 90.020.000 jiwa di tahun 2018 dari sebelumnya 90.030.000 jiwa di tahun 2017.

Untuk tingkat pengangguran juga tercatat hanya 19.553 jiwa, nilai tukar petani naik 109,62 persen; peningkatan kondisi infrastruktur naik 79,63 persen di tahun 2018 dan pertumbuhan ekonomi hingga 5,10 persen di tahun 2017.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Jadi apa yang sudah di capai tiga tahun ini, dimaksimalkan kembali di tahun 2020 dan OPD harus memaksimalkan itu," tegasnya.

"Mimpi saya di Ponorogo di tahun 2020 nanti, lahir desa wisata yang dapat membawa Ponorogo terkenal baik di tingkat nasional maupun international," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.