Sabtu, 20 Jun 2026 07:31 WIB

Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 di Jatim, Polisi Gelar Sispamkota

Simulasi Sispamkota di Lapangan Makodam V Brawijaya
Simulasi Sispamkota di Lapangan Makodam V Brawijaya

jatimnow.com - Polda Jatim menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Selasa (19/3/2019). Simulasi ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, jelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

Kegiatan Sispamkota melibatkan 1.328 orang dengan rincian 816 petugas kepolisian, 300 Bulshit dan 17 panitia. Dihadiri sekitar 212 undangan Forkopimda Jawa Timur. Baik dari Pemprov, Kejati, KPU, Bawaslu, Pengadilan Tinggi, Kodam V Brawijaya, Kogartap.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dalam simulasi tersebut, polisi unjuk ketangkasan dalam menghadapi berbagai upaya gangguan apabila terjadi di setiap tahapan Pemilu 2019 di hadapan para penonton.

Antisipasi itu berupa cara mengatasi berbagai macam gangguan yang muncul pada saat distribusi surat suara, saat kampanye, ketika memasuki masa tenang, saat pemungutan suara, saat penetapan hasil suara dan pasca pemilu digelar.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan simulasi ini merupakan bentuk latihan jajarannya untuk mengamankan jalannya Pemilu 2019 agar berjalan aman dan lancar.

"Tadi sudah kita saksikan (simulasi) bersama, dan kita sudah siap menghadapi pesta demokrasi yang mana mudah-mudahan pesta demokrasi di wilayah Jawa Timur ini berjalan dengan aman, lancar dan sesuai dengan harapan masyarakat Jawa Timur," kata Irjen Pol Luki.

Simulasi tersebut juga menampilkan Satbrimob ketika memperagakan upaya pembebasan sandera saat tahap penetapan suara digelar. Beberapa kali dentuman bom terdengar menggelegar di lapangan Makodam V Brawijaya. Aksi ini merupakan unjuk gigi para prajurit Polda Jatim dalam membebaskan sandera di tempat yang terpasang bom.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas upaya kewaspadaan yang dibangun oleh aparat keamanan menjelang Pemilu 2019.

"Saya lihat sudah ada kewaspadaan yang sangat prima, kesiapsiagaan yang sangat bagus dari Polda Jatim, TNI dan segenap unsur keamanan yang lain," ujar Khofifah.

Dirinya pun tak henti-henti meminta segenap masyarakat, stakeholder serta alim ulama untuk mendukung aparat keamanan serta berdoa demi ketertiban dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019.

"Jika pelaksanaan Pemilu di Jawa Timur aman dan lancar, Insya Allah Indonesia akan aman. Dengan simulasi Pemilu ini, memberi keyakinan pada kita semua bahwa kita siap mensukseskan Pemilu dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.