Senin, 15 Jun 2026 05:18 WIB

43 Bencana Longsor Terjadi Awal Tahun 2019 di Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 18 Mar 2019 11:38 WIB
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan

jatimnow.com - Tanah longsor di Kabupaten Blitar mengalami peningkatan dibanding tahun 2018 lalu. Sepanjang Januari-Februari 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 43 kali bencana ini terjadi.

"Bulan Januari 2018 ada 13 kejadian longsor, sedangkan 2019 ada 18 kejadian. Untuk Bulan Februari juga meningkat. Tahun 2018 ada 9 kejadian, sedangkan tahun ini ada 15 kejadian," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan, Senin (18/03/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Heru menyebut, kecamatan dengan kondisi geografis berupa perbukitan seperti di Gandusari, Doko, Selorejo dan Kesamben menjadi wilayah dengan zona merah longsor.

Dijelaskannya, potensi kerawanan hampir seluruhnya berada di wilayah subur dengan kontur tanah gembur yang cocok untuk bertani. Selain itu, pembuangan limbah peternakan sembarangan juga menjadi faktor penambah kejadian bencana longsor.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Limbah kotoran sapi misalnya. Itu dia kan meresap ke tanah dan membuat tanah jadi subur kan? Tapi di sisi lain tanah gembur ini menjadi mudah longsor. Kejadian di Kecamatan Panggungrejo dulu demikian, jadi urine sapi yang meresap ke tanah membuat longsor di sekitarnya," beber Heru.

Ia menambahkan, pemerintah gencar melakukan sejumlah kegiatan mitigasi bencana longsor di wilayah zona merah. Meski diakui Heru, keterbatasan anggaran membuat kegiatan penanggulangan bencana masih minim.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Kita upayakan untuk mitigasi. Bahkan rencananya ke depan kami membuat kelompok yang nantinya akan bertanggungjawab mengedukasi masyarakat desa tentang pencegahan bencana. Rencananya satu desa satu orang," tutup Heru.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.