Jumat, 19 Jun 2026 03:17 WIB

PWPM Jatim Serahkan Kasus Hoaks Legalisasi Perzinahan ke Polisi

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah menggelar konferensi pers di Surabaya terkait hoaks legalisasi perzinahan
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah menggelar konferensi pers di Surabaya terkait hoaks legalisasi perzinahan

jatimnow.com - Kasus penyebaran hoaks Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan legalkan perzinahan yang dilakukan Ustaz Supriyanto, Ketua Muhammadiyah Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, memantik reaksi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim.

Ketua PWPM Jatim, Dikky Syadqomullah mengambil sikap tegas terkait kasus tersebut. Apalagi selain Ustaz Supriyanto, Ketua Pemuda Muhammadiyah, Kecamatan Kalibaru, Imam Suherlan juga diduga terlibat. Dikky menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada aparat penegak hukum atau polisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kamipun sepakat diserahkan pada hukum, agar biarkan proses hukum berjalan yang baik. Karena negara kita ini adalah negara hukum, biarkan berjalan apa adanya biarkan pihak yang berkewajiban menata hukum ini bekerja, agar hukum ini berjalan dengan baik," terang Dikky kepada wartawan di Hotel Majapahit, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: 

Dikky menambahkan, Pemuda Muhammadiyah tidak mengarahkan untuk berpihak pada pasangan calon (paslon) nomor urut 01 ataupun 02, melainkan memberikan kebebasan sebagai warga Indonesia untuk berdemokrasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bagi kami, siapapun presidennya yang terpilih itu merupakan presiden kita. Tinggal kita saja sebagai masyarakat yang di bawah ini saat pilpres ini agar menjaga keutuhan bersaudara dan tidak terpecah gara-gara hal itu," tegasnya.

Ia menyebut PWPM Jatim akan memberlakukan tabayyun dan sanksi terkait Imam Suherlan.

"Mas Imam itu memang Pemuda Muhammadiyah, nanti kita lihat keanggotaannya. Yang jelas kita berusaha berkomunikasi dengan Mas Imam untuk melihat duduk perkaranya. Yang jelas nanti kita akan panggil untuk bertabayyun sembari proses hukum berjalan," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk mengawal kasus itu, Dikky menyatakan akan memberikan bantuan advokasi PWPM melalui lembaga bantuan hukum (LBH) Muhammadiyah.

"Yang pasti kita berikan bantuan hukum, cuma pengacara dari LBH kami juga belum menjelaskan duduk perkaranya. Yang pasti kami lakukan pendampingan untuk hukumnya," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.