Minggu, 14 Jun 2026 06:23 WIB

Rentan Putus Sekolah, 2800 Pelajar di Banyuwangi Dapat Tabungan

Program Tabungan Garda Ampuh
Program Tabungan Garda Ampuh

jatimnow.com – Program Tabungan Garda Ampuh (Gerakan Angkat Anak Muda Putus Sekolah) untuk 2.800 anak rentan putus sekolah digelar oleh Pemkab Banyuwangi. Masing-masing anak mendapat tabungan Rp 1 juta.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan program Garda Ampuh telah memasuki tahun keempat pelaksanaan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Untuk pelajar kurang mampu, biaya sekolah kan sudah di-cover lewat APBN dan APBD. Namun, kadang siswa terkendala masalah perlengkapan sekolah, seperti beli sepatu, buku, tas, maupun sepeda. Tabungan ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan semacam ini, sehingga mereka bersemangat bersekolah," kata Anas, Rabu (13/3/2019).

"Beasiswa ini tidak diberikan secara tunai kepada tiap anak, melainkan dalam bentuk tabungan. Selain mengenalkan dunia perbankan, ini juga untuk mengontrol pencairannya yang harus sepengetahuan guru. Sehingga tidak bisa misalnya digunakan untuk beli pulsa," imbuh Anas.

Program tabungan itu, sambung Anas, saling melengkapi dengan berbagai program untuk pelajar kurang mampu lainnya, seperti bantuan uang saku dan transportasi setiap hari, Siswa Asuh Sebaya (SAS), maupun beasiswa.

"Jadi pelajar kurang mampu Insya Allah tetap percaya diri di lingkungannya. Mereka bisa jajan di kantin lewat program bantuan uang saku, juga berangkat sekolah lewat bantuan uanh transportasi," ujarnya.

Dalam program uang saku, pelajar SD diberi Rp 5 ribu setiap hari, SMP Rp 10 ribu tiap hari, dan SMA/SMK Rp 15 ribu tiap hari. Adapun bantuan uang transportasi Rp 5 ribu per hari. Program ini terus diperluas hingga ditargetkan menyasar 500 pelajar.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Untuk program uang saku dan transportasi ini, dikhususkan bagi pelajar dari empat kecamatan dengan partisipasi sekolah rendah," ujar Anas.

"Untuk beli misalnya kacamata bagi yang matanya minus bisa pakai uang tabungan dan program Siswa Asuh Sebaya," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang penerima program tabungan, Mohamad Yuki, merasa bersyukur dengan program itu.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Senang sekali, bisa untuk beli buku pengetahuan umum biar bisa menambah wawasan," ujar pelajar difabel kelas 3 SDN 1 Kalipuro tersebut.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.