Rabu, 17 Jun 2026 20:08 WIB

Banjir Rendam Dua Desa di Magetan, BPBD: Kerugian Hampir Rp 1 Miliar

Banjir di Magetan
Banjir di Magetan

jatimnow.com – Banjir yang melanda dua desa yaitu Desa Jajar dan Desa Nggelang, Kecamatan Kartoharjo menyebabkan kerugian hampir Rp 1 miliar.

"Kalau kerugian total akibat banjir di dua desa kemarin sampai Rp 900 juta lebih. Tepatnya Rp 985.5 juta," kata Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Ferry Yoga Saputra, Senin (11/3/2019).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Ferry merinci kerugian meliputi di Desa Nggelang. Di desa itu, puluhan hektar padi siap panen terendam banjir dengan kerugian mencapai Rp 105 juta, peralatan pertanian Rp 13 juta, infrastruktur jalan desa sepanjang 2200 meter mencapai Rp 484 juta.

"Di Desa Nggelang saja sudah Rp 602 juta," kata Ferry kepada jatimnow.com melalui sambungan telepon.

Sedangkan di Desa Jajar lebih sedikit kerugian yang diderita. Untuk persawahan jumlah kerugian sekitar Rp 70 juta, peralatan pertanian Rp 10.5 juta, ternak Rp 3 juta dan kerusakan jalan desa Rp 300 juta.

"Kalau di Desa Jajar kerugiannya sebesar Rp 383.5 juta," ujarnya.

Untuk mengganti kerugian tersebut, Ferry mengaku belum mengetahui memakai dana apa. Saat ini, taksiran kerugian masih dilaporkan ke Bupati Magetan, Suprawoto.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"Masih kami laporkan. Nanti teknis dan lain-lainnya pasti akan dibahas," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kedua desa yaitu Desa Jajar dan Desa Nggelang mengalami kebanjiran dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Banjir tersebut mengakibatkan puluhan warga terpaksa diungsikan sejak, Kamis (7/3) lalu.

Banjir yang menerjang Desa Jajar disebabkan luapan sungai desa setempat atau Sungai Ulo. Sedangkan banjir di Desa Nggelang akibat luapan Sungai Bengawan Madiun.

Dari dua desa yang terkena dampak banjir, ada 494 rumah dan 1.694 jiwa. Dengan rincian 769 jiwa dan 210 rumah di Desa Jajar, sementara 925 jiwa dan 284 rumah di Desa Ngelang.

Baca Juga: Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.