Minggu, 14 Jun 2026 21:18 WIB

Banjir di Ponorogo Rendam 60 Hektar Lahan Pertanian

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 10 Mar 2019 19:31 WIB
Sawah petani di Ponorogo terendam banjir
Sawah petani di Ponorogo terendam banjir

jatimnow.com - Banjir yang melanda sebagian wilayah di Ponorogo membuat petani merugi. Tanaman padi yang siap panen terendam air selama dua hari.

Diperkirakan dalam beberapa minggu kedepan, petani di Kelurahan Paju, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo akan memanen padi mereka. Namun dengan terendamnya puluhan hektar sawah, para petani terancam gagal panen.

"Sampai puluhan juta rupiah kami rugi," ujar Moh Arifin, Ketua kelompok tani (Poktan) Mugi Mulia Paju, Minggu (10/3/2019).

Ia menjelaskan, lahan yang terendam mencapai 60 hektar. Sebagian besar merupakan persawahan, sisanya tanaman buah melon.

Ada dua Poktan yang menggarap puluhan hektar lahan pertanian tersebut. Khusus Poktan Mugi Mulia, total 11 hektare terendam seluruhnya.

"Ini padahal sudah mau waktunya panen. Kalau kena banjir begini, ya bisa gagal panen," bebernya.

Para petani mengaku cemas, pasalnya tanaman padi serta melon yang terancam gagal panen ini tidak dilindungi oleh asuransi.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan



"Mulai tahun ini mengurus asuransi pertanian melalui dinas pertanian. Tapi informasinya, kami tidak memenuhi syarat mendapat asuransi. Jadi tidak ada ganti rugi," beber Arifin.

Arifin merinci, para petani diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta dari 11 hektar lahan yang terendam.

Arifin berharap ada perhatian dari pemerintah setempat atas apa yang dialami oleh para petani. Selain sawah, rumah-rumah para petani juga terendam banjir.

"Kami berharap bisa ada perhatian dari pemerintah. Bagaimanapun, asuransi yang tadinya sudah kami ikuti di tahun lalu, tahun ini tidak ada karena dari dinas pertanian informasinya tidak memenuhi persyaratan," katanya.

Sementara itu, Bakorwil Madiun, Gatot Gunarso mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi dan akan dilakukan ganti rugi dengan cara menurunkan bantuan benih.

"Kan kemarin malam Wagub (Emil Dardak ke Ponorogo. Nah disitu Pak Emil mengatakan alan memberi bantuan benih. Ini akan saya komunikasikan dengan Kepala Dinas Pertanian Provinsi, " pungkasnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.