Rabu, 17 Jun 2026 19:23 WIB

Terdampak Banjir, 7 SD di Ponorogo Tunda Ujian Tengah Semester

Siswa SD di Ponorogo membersihkan sekolahnya
Siswa SD di Ponorogo membersihkan sekolahnya

jatimnow.com - Setidaknya 7 Sekolah Dasar (SD) di Ponorogo terpaksa menunda Ujian Tengah Semester (UTS). 7 SD tersebut terkena dampak banjir yang melanda di beberapa wilayah di Jawa Timur.

"7 sekolah (SD) yang terpaksa menunda UTS. Sekolahnya terendam banjir," kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Tutut Erliena, Jumat (8/3/2019) siang.

Tutut menjelaskan 7 sekolah yang terpaksa diliburkan adalah SDN 1 dan 2 Desa Pengkol Kecamatan Kauman, SDN 1 dan 2 Brotonegaran, SDN Pinggir Sari, SDN Paju, dan SDN Pakunden di Kecamatan Ponorogo.

Nantinya, lanjut ia, siswa di 7 sekolah tersebut akan menyelenggarakan UTS susulan menunggu selesainya pembersihan area sekolah yang terkena dampak banjir

"Untuk UTS lanjutan menunggu perkembangan hari ini, Dindik dibantu Satpol PP untuk mempercepat pembersihan lokasi," beber mantan guru Matematika di SMAN 1 Ponorogo ini.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 dan 2 Paju, Diana Pertiwi mengaku, terpaksa meliburkan 156 siswanya, dan menunda pelaksanaan UTS semester dua yang telah dilaksanakan sejak, Senin (4/3/2019) kemarin. Hal ini akibat sekolahnya terkena dampak banjir.

Tak hanya itu, sejumlah buku pelajaran milik siswa pun rusak akibat terendam banjir.

"Dampak banjirnya ngeri, karena ada lumpur. Dan terlalu tebal. dimana-mana lumpur. Hal ini yang membuat kami terpaksa meliburkan 156 siswa kami, UTS semester dua pun kami tunda sampai pembersihan lumpur selesai. Mungkin dua atau tiga hari kedepan baru rampung," pungkasnya.

Banjir di Kabupaten Ponorogo meluas menjadi 6 kecamatan yaitu Kecamatan Ponorogo Kota, Balong, Sukorejo, Jetis dan terbaru di Kecamatan Siman serta Kauman.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.