Kamis, 18 Jun 2026 02:35 WIB

7 Jam Diguyur Hujan, 5 Kecamatan di Trenggalek Terendam Banjir

Banjir di salah satu wilayah di Trenggalek
Banjir di salah satu wilayah di Trenggalek

jatimnow.com - Hujan deras yang terjadi selama 7 jam membuat 5 kecamatan di Kabupaten Trenggalek terendam banjir. Tidak hanya merendam pemukiman warga, hingga Kamis (7/3/2019) pukul 08.15 Wib, air masih menutup jalan nasional penghubung Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo.

Di jalur jalan nasional itu, genangan air mencapai ketinggian satu meter, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan untuk sementara waktu.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Cak Ipin menyebut, lima kecamatan yang terendam banjir itu adalah Kecamatan Trenggalek, Tugu, Karangan, Panggul dan Suruh. Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Trenggalek. Ratusan warga diungsikan karena air masuk ke dalam rumah.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kami mengimbau kepada warga yang membutuhkan bantuan segera menghubungi petugas TRC maupun BPBD," ujar Wabup Cak Ipin, Kamis (07/03/2019).

Menurutnya, banjir terjadi setelah air dari Sungai Ngasinan meluap. Sungai ini merupakan titik temu dari beberapa sungai dari wilayah Kecamatan Bendungan, Tugu dan Suruh. Sedangkan Kecamatan Trenggalek yang relatif lebih rendah dari wilayah lain, membuat air dengan cepat merendam kawasan ini.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Derasnya hujan yang membuat air Sungai Ngasinan meluap dan merendam kawasan kota," tambahnya.

Sementara itu, Wakapolres Trenggalek Kompol Agung Setyono menuturkan, untuk sementara arus lalu lintas menuju Kabupaten Ponorogo dialihkan ke wilayah yang tidak terendam banjir. Masyarakat juga diimbau untuk memutar melalui rute Kediri, Nganjuk, Madiun dan Ponorogo untuk sementara waktu.

"Nanti jika sudah surut akan kami buka lagi jalurnya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.