Selasa, 16 Jun 2026 08:50 WIB

Beredar Video Banjir di Alun-alun Ponorogo, Bupati Ipong: Hoax

Screenshoot video banjir di Ponorogo yang beredar
Screenshoot video banjir di Ponorogo yang beredar

jatimnow.com - Tiga video yang menggambarkan suasana banjir dan hujan deras di alun-alun Ponorogo viral di media sosial serta grup WhatsApp.

Video pertama dengan durasi 29 detik, tampak di depan patung macan, jalan Alun-alun utara. Terlihat air menggenangi depan patung macan setinggi setengah meter.

Kemudian, video kedua berdurasi 18 detik, tampak alun-alun sebelah barat. Lagi-lagi terlihat genangan air setinggi lutut orang dewasa.

Sementara video ketiga berdurasi 12 detik, di tempat parkiran motor di Alon-alon Ponorogo. Dalam video tersebut, tampak sejumlah kendaraan bermotor yang diparkir di pinggir jalan tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

Video tersebut dibagikan ke sejumlah grup WhatsApp. Beberapa di antaranya, memasang video sebagai status  WhatsApp, dengan menambahkan keterangan 'Ponorogo malam ini'.

Saat dikonfirmasi, Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengatakan, video yang beredar tersebut hoax. Ia memastikan, tidak ada banjir di alun-alun Ponorogo, malam ini, seperti yang digambarkan dalam video itu.

" Teman-teman, sebagai info per jam 20.00 Wib. Air di seputaran Alun-alun sudah surut. karena memang curah hujan yang begitu tinggi dan cukup lama hingga magrib tadi airnya menggenang. Dan mengalir cukup deras," jelas Ipong

Terkait video itu, Ipong memastikan video tersebut hoax. Karena dirinya siang sampai sore di lokasi, tidak ada kejadian seperti video yang beredar.

Ipong juga mengirimkan video yang menggambarkan suasana atau kondisi jalan di Alon-alon Ponorogo, malam ini. Tidak tampak genangan air setinggi lutut pria dewasa seperti dalam video yang menjadi viral tersebut.

"Tidak ada, saya pastikan tidak ada. Karena di Ponorogo tenang-tenang saja kok," katanya.

Ia mengimbau kepada para netizen agar bijak dalam menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Terutama informasi yang dapat menimbulkan keresahan.

"Imbauannya kepada para penyebar hoax, hentikanlah. Jangan buat resah," pungkasnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.