Kamis, 18 Jun 2026 11:58 WIB

Menengok Bisnis Pembuatan Ogoh-ogoh Jelang Perayaan Nyepi di Malang

Proses pembuatan ogoh-ogoh di Malang
Proses pembuatan ogoh-ogoh di Malang

jatimnow.com - Menjelang perayaan hari raya Nyepi yang jatuh pada Kamis 7 Maret 2019 mendatang, umat hindu di Dusun Karang Tengah, Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji melakukan persiapan dengan membuat ogoh-ogoh.

Ogoh-ogoh terdiri dari beberapa wujud makhluk jahat mulai naga yang dinamakan Bakasura hingga wujud berupa buto ijo dengan durasi pengerjaan yang bervariasi.

"Kalau Bakasura ini sudah dikerjakan 3 minggu itu paling lama itu. Kalau yang lainnya kurang dari itu, variasinya berbeda - beda," ujar Arif Budi (32) pembuat ogoh - ogoh.

Arif menceritakan, Bakasura ini merupakan jelmaan makhluk jahat yang menjadi musuh Dewa Krishna. Nantinya para ogoh-ogoh ini akan dibakar dalam proses upacara tawur agung yang diselenggarakan sehari menjelang perayaan hari raya Nyepi.

Selain merupakan terbesar, Bakasura menjadi sosok ogoh-ogoh yang dibuat dengan biaya termahal. Untuk satu ogoh-ogoh Bakasura dengan ukuran yang dibuatnya bisa menghabiskan biaya Rp 1,5 juta.

"Tergantung pengembangan dan modelnya paling murah harganya Rp 500 ke atas. Kalau Rp 1,5 juta ke atas sudah jadi sampai proses pengecatan," bebernya.

Arif sendiri kerap dimintai membuat ogoh-ogoh saat memasuki hari raya Nyepi bagi umat hindu.

"Kalau pas tidak sibuk ya dikerjakan. Kalau ada event-event saja biasanya kita membuatnya," tambahnya.

Kampung Dusun Karang Tengah, Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji menjadi salah satu kampung yang banyak dihuni umat Hindu. Mereka hidup berdampingan dengan warga desa lainnya yang beragama Islam.

Warga juga bahu - membahu dengan memasak hidangan yang akan disiapkan jelang upacara tawur agung.

"Yang di dapur biasanya kaum perempuan mereka bahu-membahu ya kadang ada yang Islam juga," tutupnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.