Kamis, 18 Jun 2026 09:36 WIB

Komnas Perempuan Desak Polisi Jerat Pengguna Prostitusi Online Artis

Komnas Perempuan saat bertemu Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan usai menjenguk Vanessa Angel
Komnas Perempuan saat bertemu Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan usai menjenguk Vanessa Angel

jatimnow.com - Komisi Nasional (Komnas) Perempuan meminta kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap para pelanggan atau user dalam kasus prostitusi online artis. Karena, mucikari dan pelanggan dianggap sebagai pencipta jeratan merata.

"Saya kira justru kalau hasil pemantauan Komnas Perempuan, prostitusi ini yang sangat penting dan prioritas untuk segera dilakukan penindakan ada pada mucikari dan pelanggan. Karena mereka yang menciptakan jeratan merata. Tindak pidana prositusi ini dan perempuan yang selalu menjadi korban," ujar Komisioner Komnas Perempuan, Sri Nur Herawati usai menjenguk Vanessa Angel di Mapolda Jatim, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Atas dasar itu, Komnas Perempuan akan terus melakukan pemantauan terhadap kasus yang berkaitan dengan perempuan (dilacurkan). Juga bagaimana menyikapi sekaligus mendukung proses pemulihan agar prostitusi bisa dihentikan.

"Karena salah satu mandat kami adalah menciptakan suasana yang positif bagi penghapusan kekerasan terhadap perempuan," lanjutnya.

Sri Nur optimis jika Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim juga akan menindaklanjuti para pelanggan untuk bisa dilakukan penindakan terhadap mereka.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Saya kira pihak Polda (Jatim) juga akan menindaklanjuti," harapnya.

Sementara, Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, terkait user penyidik masih melakukan penguatan data digital keterkaitan dalam kasus ini.

"Untuk user-user ini kan sedang kita kuatkan suasai bukti petunjuk sesuai dengan data digital yang ada dan ini kita harus sinkronisasi antara akun, nomor telepon dan sebagainya," tegas Yusep.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Yusep menambahkan, sinkronisasi itu tindaklanjut atas nama-nama pengguna karena berkaitan dengan dunia maya yang sifatnya siber. Dan itu akan dikomparasikan dengan data-data lainnya untuk mendapatkan kecocokan.

"Kita tindaklanjuti kepada nama-nama dan ini dunia maya, anonymous daripada sifat cyber crime. Ini yang harus kita pertanggungjawabkan, tidak sekedar nama yang digunakan dunia maya ada yang di NIK. Kita compare lagi dengan nomor telepon, rekening dan sebagainya," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.