Senin, 15 Jun 2026 21:27 WIB

Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran di Ponorogo Diresmikan

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat meresmikan Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Ponorogo
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat meresmikan Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Ponorogo

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni meresmikan Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Rabu (27/2/2019).

Bupati Ipong mengatakan, layanan terpadu satu atap itu untuk memudahkan masyarakat di Ponorogo yang akan bekerja ke luar negeri. Sebab pelayanan itu dipastikan tidak ribet serta bebas calo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Karena, lanjut Bupati Ipong, pekerja migran di Ponorogo bisa mengurus berkas hingga lengkap di kantor itu, seperti BPJS Ketengakerjaan, imigrasi hingga SKCK.

"Dengan layanan satu atap ini, keberangkatan ke luar negeri lebih mudah," lanjut Bupati Ipong.

Dengan diresmikannya layanan ini, Bupati Ipong berharap bisa menekan para pekerja migran non prosedural atau tidak resmi. Sebab dengan pelayanan itu, sudah tidak lagi alasan bahwa mengurus berkas ke luar negeri itu susah.

"Tidak ada alasan mengurus berkas susah, pakai calo dan lain sebagainya," ungkap Bupati Ipong usai peresmian.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sebab, kata Bupati Ipong, jika melalui jalur prosedural atau resmi, pekerja migran lebih bisa dilindungi dan semua hak-haknya bisa dengan mudah didapatkan.

Untuk diketahui, jumlah pekerja migran dari Ponorogo terdapat sekitar 35.400 orang dan masuk dalam jumlah salah satu tertinggi di Provinsi Jawa Timur.

Tingginya jumlah pekerja migran itu berkontribusi besar pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Ponorogo. Dari total PDRB sekitar Rp 6 triliun, pekerja migran menyumbang sebesar Rp 1,9 triliun.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Jadi ada sekitar 30 persen PDRB Ponorogo yang bersumber dari pekerja migran asal Ponorogo," bebernya.

Dalam peresmian tersebut, hadir perwakilan dari Kementrian Tenaga Kerja; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Setiajit; Kepala Dinas Tenaga Kerja Ponorogo, Boedianto; perwakilan BNP2TKI serta sekitar 500 orang calon Pekerja Migran Indonesia asal Ponorogo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.