Senin, 15 Jun 2026 19:06 WIB

Rampas Truk, Dua Rampok Sadis Bius dan Buang Sopir ke Hutan

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menunjukkan dua rampok sadis yang berhasil ditangkap timnya
Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menunjukkan dua rampok sadis yang berhasil ditangkap timnya

jatimnow.com - Dua rampok sadis yang merampas truk di wilayah Kediri akhirnya ditangkap dan ditembak polisi. Sebelum merampas truk, dua pelaku terlebih dahulu membius dan membuang sang sopir ke hutan.

Dua rampok itu beraksi pada Selasa (19/2/2019) lalu. Keduanya menggunakan obat tidur untuk melumpuhkan sopir kemudian membuangnya ke hutan. Kedua rampok itu bernama Taufik Hidayat (60) asal Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo dan Sarip (57) asal Mojokerto.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Dua pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama," terang Kasubdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Senin (25/2/2019).

Menurut Leo, pelaku Taufik Hidayat alias Haji Lukman berperan sebagai penyewa truk Mitsubishi S 8255 UP itu dengan tujuan Kediri. Sedangkan Sarip berperan sebagai pemberi makanan berupa nasi padang yang telah tercampur dengan gerusan lima tablet anti depresan dosis tinggi.

"Sopir bertemu Sarip dan tiga orang tersangka yang telah ditangkap Polres Kediri," sambung Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Setelah sopir truk melahap habis nasi padang yang diberikan Sarip, sopir tak sadarkan diri. Setelah sopir tidak sadar, para pelaku membawa kabur truk ke Jawa Tengah. Sementara sang sopir yang sudah tidak sadar, diangkut ke mobil dan dibuang ke Hutan Saradan, Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini menyebut bahwa aksi perampokan ini sebelumnya telah dilakukan oleh Taufik, Sarip dan komplotannya pada tahun 2014. Setelah ditangkap dan dipenjara, para pelaku kembali beraksi dengan modus yang sama.

"Dua pelaku ini bergabung kembali dengan para pelaku yang sebelumnya tertangkap. Dan ini adalah reuni para pelaku yang pernah kita tangkap," beber Leo.

Setelah mendapat laporan dan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelakunya, Tim Jatanras Polda Jatim langsung melakukan penyergapan saat dua pelaku menuju rumah masing-masing. Namun rupanya saat disergap, kedua pelaku melawan dan berusaha kabur, sehingga kedua pelaku akhirnya ditembak di bagian kakinya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Sementara pelaku Taufik yang rupanya telah berhaji ini mengaku kapok dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saya butuh duit. Saya kapok," aku Taufik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.