Selasa, 16 Jun 2026 01:09 WIB

Ini Kronologi Bus Medali Mas Tabrak Truk di Tol Nganjuk

Tabrakan bus Medali Mas dengan truk di Tol Nganjuk
Tabrakan bus Medali Mas dengan truk di Tol Nganjuk

jatimnow.com - Kecelakaan yang melibatkan bus Medali Mas yang menabrak truk di KM 633.200 jalur B Tol Nganjuk-Madiun, Minggu (24/2/2019) dinihari, diduga diakibatkan oleh kelalaian sang supir bus.

Kejadian ini bermula saat supir bus Medali Mas tidak mampu mengendalikan laju bus yang telah mencapai kecepatan 100 km/jam.

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

"Dugaan sementara kelalaian tersebut diakibatkan kondisi fisik sang supir bus yang mengantuk," kata Kasat PJR Polda Jatim AKBP Bambang S Wibowo kepada jatimnow.com.

Baca juga: Bus Medali Mas Tabrak Truk di Tol Nganjuk, Satu Tewas dan 3 Luka

Kondisi sopir bus mengantuk, ketika sampai di KM 633.200 B pengemudi tidak melihat truk yang melaju di depannya. Sedangkan saat itu bus sudah terlanjur melaju dengan kecepatan tinggi.

"Karena kaget melihat truk tersebut supir bus berusaha menghindarinya dengan berbelok ke lajur kanan," terangnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Namun sayangnya karena tak cukup waktu, bus berkecepatan tinggi itu pun menabrak bagian belakang sebelah kanan truk. Akhirnya mereka terlibat kecelakaan di titik KM 633.200 B dengan kondisi bagian depan bus yang ringsek.

Berkat kejadian nahas itu pula, 3 penumpang bus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Caruban. Sedangkan satu orang meninggal yaitu kernet bus bernama Yono (35).

Sedangkan tiga korban luka-luka yakni Benekdicus Hutomo (26) luka lecet didahi kiri warga Perum Mustikajati A2, Bawean Semarang, Rumini (53) luka lecet didahi kiri, warga Dukuhjati Wetan, Kadung Banteng, Tegal dan Syaiful Arifin (30) luka lecet kaki kanan l, warga Jalan Sidodadi, Bululawang, Malang.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.