Sabtu, 20 Jun 2026 23:45 WIB

Suami Pembunuh Istri & Bayi di Blitar Disebut Dalami Ajaran Menyimpang

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 20 Feb 2019 19:06 WIB
Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha
Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha

jatimnow.com - Nardian (38), pria yang membunuh Sri Dewi (30), istrinya dan Vika Nadhira (7 bulan), anaknya dengan keji masih menjalani observasi kejiwaan. Polisi juga masih menunggu hasil tes kejiwaan pria asal Dusun Sumbermanggis, Desa Sumber Urip, Doko, Kabupaten Blitar tersebut.

Hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi, diketahui bahwa Nardian mulai mengajarkan ajaran menyimpang sejak dua bulan sebelum membantai istri dan anaknya itu dengan pisau dan linggis.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Saat jadi imam Salat Subuh, NA (Nardian) sempat meminta jemaah untuk membaca Doa Qunut di akhir salat. Meskipun pada akhirnya ditentang oleh warga dan tidak jadi melakukannya," ujar Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha, Rabu (20/02/2019).

Selain itu, ketika Nardian menjadi Khatib Salat Jumat, ia selalu mengulangi materi yang digunakan untuk berkhotbah. Polisi juga belum mengetahui dari mana Nardian memiliki model ibadah yang menyimpang tersebut.

"Informasi terakhir, NA ini adalah tamatan SMP dan belum pernah mengenyam pendidikan madrasah atau pesantren. Tidak tahu lagi kalau dia waktu di Jakarta selama tiga tahun. Itu masih dalam penyelidikan," ungkap dia.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Hingga saat ini, polisi belum mengetahui motif pembunuhan keji tersebut. Menurut rencana, hasil observasi oleh Psikiatri di RS Bhayangkara, Kediri akan keluar Jumat (22/02/2019) mendatang.

"Proses hukum tetap berlanjut. Yang menentukan apakah NA ini dapat bertanggungjawab atas perbuatannya atau tidak, adalah majelis hakim," tutupnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Diketahui sebelumnya, Nardian membunuh istri dan anak yang masih bayi di rumahnya pada Sabtu (16/02/2019) sekitar pukul 20.00 Wib. Saat diamankan warga, Nardian terus meronta hingga berhasil lepas dengan kondisi telanjang.

Usai membantai anaknya, Nardian sempat mengumandangkan adzan di tengah jalan. Tiga jam setelah kabur, Nardian berhasil diringkus Polisi. Selain itu, barang bukti berupa linggis, pisau dapur dan pakaian berlumuran darah korban turut disita.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.