Selasa, 16 Jun 2026 00:29 WIB

Pemilu 2019, Warga Binaan Lapas dan LPKA Blitar Kehilangan Hak Pilih

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 20 Feb 2019 09:15 WIB
Komisioner KPU Kota Blitar, Divisi Perencanaan Anggaran dan Program Data, Choirul Umam
Komisioner KPU Kota Blitar, Divisi Perencanaan Anggaran dan Program Data, Choirul Umam

jatimnow.com - Dari 146 anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kota Blitar tercatat hanya 16 jiwa yang bisa memilih pada Pemilu bulan April mendatang. Sekitar 88 persen anak binaan terancam kehilangan hak suara karena tak terdaftar di DPTb.

"Syarat utama untuk bisa pindah tempat atau masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) harus terdaftar di DPT. Dan baru 16 yang terdata di DPT," kata Komisioner KPU Kota Blitar, Divisi Perencanaan Anggaran dan Program Data, Choirul Umam, Rabu (20/02/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Hak memilih yang sama juga terjadi pada warga binaan Lapas Kelas II Blitar. Dari 463 warga binaan yang ada, sebanyak 302 penghuni yang masuk DPTb dan bisa mencoblos.

Menurutnya, KPU Kota Blita hanya bisa menunggu sembari terus mengungdate jumlah migrasi pemilih. Sedangkan dari hasil rekap data terakhir, KPU Kota Blitar mencatat ada 539 warga luar kota yang tercatat bisa mencoblos di dalam Kota.

"Jumlah pemilih pindahan yang masuk ada 539 orang. Kalau untuk penghuni Lapas akan ada aturan lagi atau tidak kita masih menunggu" ujarnya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Sementara itu, Pemkot Blitar tengah berusaha untuk menjamin warganya dapat memilih meski tengah menjadi warga binaan. Melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Pemkot Blitar akan jemput bola ke sejumlah Lapas di Jawa Timur.

"Permintaan yang terjauh ada di Porong dan Sumenep. Nanti kita akan kesana untuk perekaman warga. Kalau yang ada di luar jangkauan misal luar provinsi ya kita akan koordinasi dengan Dukcapil setempat," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Imam Muslih.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.