Kamis, 11 Jun 2026 08:03 WIB

Catat! Kepala Bappeko Surabaya Janji Pertahankan Hi-Tech Mall

Kepala Bappekko Surabaya, Ery Cahyadi (tengah)
Kepala Bappekko Surabaya, Ery Cahyadi (tengah)

jatimnow.com - Menanggapi aksi damai yang dilakukan Paguyuban Pedagang Hi-Tech Mall Surabaya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappekko) Surabaya, Ery Cahyadi berjanji akan mempertahankan pusat perdagangan elektronik dan gadget tersebut.

"Insyaallah Pemkot dalam rencana pembangunan akan tetap mempertahankan ikon Hi-Tech Mall. Di mana jika ada inveator yang masuk disarankan untuk mempertahankan ikon Hi-Tech Mall," jawabnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (18/2/2019).

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Ery menambahkan, pedagang nantinya terpaksa tidak bisa berjualan kembali saat kontrak dengan PT Sasana Boga telah habis dan belum ada investor pengganti. Namun ia masih akan tetap mementingkan kesejahteraan para pedagang.

"Insyaalah kita akan atur dan bertemu pedagang setelah kontrak berakhir karena saat ini masih kewenangan Sasana Boga. Dan Pemkot pasti akan memperhatikan para pedagang dan akan tetap menjaga ikon Hi-Tech Mall," jelasnya.

Baca juga:  Aksi Pedagang Minta Wali Kota Risma Tidak Menutup Hi-Tech Mall

Saat ditanya apakah Pemkot Surabaya akan menyediakan tempat relokasi, Ery menyebut belum menyediakan tempat sementara bagi para pedagang untuk dapat berjualan. Sehingga nasib para pedagang memang masih belum ada kejelasan.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

"Belum. Belum ada pembahasan ke arah sana," tuturnya.

Ery menjelaskan, Hi-Tech Mall yang selama ini dikelola oleh PT Sasana Boga akan habis kontraknya pada Maret 2019. Setelah kontrak selesai, Pemkot Surabaya akan mencari investor baru dan membangun gedung kesenian di Hi-Tech Mall bagian depan. Di bagian samping dan belakang bangunan tetap dapat dijadikan pusat perdagangan komputer.

"Jadi ada dua skema. Pertama semua dirubuhkan dulu. Atau dibangun yang samping dan belakang dulu. Setelah itu pedagang dipindahkan, baru dibangun yang depan untuk gedung kesenian. Nanti akan dibicarakan dengan para investor," tandasnya.

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

Sebelumnya, ratusan orang yang mengatasnamakan dirinya Paguyuban Pedagang UMKM & IT menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkot Surabaya, Senin (18/2/2019) pagi. Massa terdiri dari para pekerja dan pemilik stand di Hi-Tech Mall Surabaya.

Dalam aksinya, mereka membawa spanduk yang memuat aspirasi mereka. Massa tidak ingin mal yang sudah berdiri selama bertahun-tahun itu ditutup. Sebab, Hi-Tech Mall sudah menjadi ikon mal dalam bidang elektronik khususnya komputer.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.