Rabu, 17 Jun 2026 23:12 WIB

Bunuh Istri dan Bayi Tujuh Bulan di Blitar, Pelaku Diduga Depresi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Minggu, 17 Feb 2019 14:07 WIB
Repro foto keluarga Nardian pembunuh istri dan anaknya
Repro foto keluarga Nardian pembunuh istri dan anaknya

jatimnow.com - Nardian, pelaku pembunuh Sri Dewi (30) istri dan bayinya Vika Nadira (7 bulan) diketahui sering mengalami depresi sejak sebulan terakhir. Dari penuturan kerabat, Nardian sering kumat depresi seperti kesurupan terlebih menjelang Adzan Maghrib.

"Ya kaya kesurupan gitu mas. Ngamuk begitu," kata Heri Supandi, kerabat korban saat ditemui jatimnow.com di rumah korban, Minggu (17/02/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Hal senada juga dilontarkan oleh Pasiati, sepupu Sri Dewi. Kata Pasiati, dalam dua minggu terakhir Nardian sering mengamuk seperti orang kesurupan. Puncaknya pada dua hari sebelum peristiwa memilukan ini, Nardian kembali mengamuk.

"Pihak keluarga sudah berusaha mencari obat ke orang pintar. Malam sebelum kejadian itu semua ngumpul termasuk orang tua Nardi," kata Pasiati.

Baca juga: 

Meski begitu, Nardian dikenal sebagai pribadi yang bersahaja. Ia juga dikenal ramah dan sopan bila bertemu dengan warga lainnya.

Nardian juga dikenal sering menjadi imam di salah satu masjid terdekat dan sering menjadi khotib di Dusun Sumber Manggis, Desa Sumber Urip, Doko, Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Dia (Nardian) jarang bergaul tapi kalau sosialnya baik. Sopan santunya baik. Dia juga sering imam di masjid," terang Hariono, Ketua RT setempat.

Sebelumnya, Nardian secara membabi buta menusuk Sri Dewi dan Vika Nadhira anaknya hingga tewas. Kejadian keji itu dilakukan Nardian dirumahnya pada Sabtu (16/02/2019) sekitar pukul 20.00 Wib.

Saat diringkus warga, Nardian terus meronta hingga berhasil lepas dengan kondisi telanjang. Nardian juga sempat mengumandangkan adzan ditengah jalan usai kejadian. Tiga jam setelah kabur, Nardian berhasil diringkus polisi.

Polisi sendiri berhasil meringkus pelaku tiga jam pasca kejadian pembunuhan. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh keluarganya. Barang bukti yang diamankan antara lain linggis, pisau dapur, dan sebilah kayu dengan panjang sekitar satu meter.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.