Rabu, 17 Jun 2026 17:19 WIB

Usai Bunuh Istri dan Bayi 7 Bulan di Blitar, Pelaku Lukai Mertuanya

  • Penulis : CF Glorian
  • | Minggu, 17 Feb 2019 13:14 WIB
Supriyadi menceritakan kejadian terbunuhnya anak dan cucunya oleh Nardian
Supriyadi menceritakan kejadian terbunuhnya anak dan cucunya oleh Nardian

jatimnow.com - Pembunuhan yang dilakukan Nardian (38) yang menusuk istrinya Sri Dewi (30) dan anaknya Vika Nadira (7 bulan) hingga tewas, juga menyebabkan Supriyadi (60) terluka. Supriyadi ialah mertua Nardian yang saat itu berusaha memisahkan pertikaian berujung maut tersebut.

Saat ditemui jatimnow.com, dengan menggunakan Bahasa Jawa halus, Supriyadi membeberkan kejadian sadis itu. Tersangka Nardian usai menusuk istri dan bayinya, sempat menggigit pipi kanan bawah Supriyadi hingga luka ketika dirinya mendekap pelaku.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dalam posisi mendekap pelaku, Supriyadi dan Nardian saling bergumul dan bergulung-gulung di teras depan. Sementara kedua korban oleh keluarganya yang lain dijauhkan dari Nardian yang sudah gelap mata.

"Saya memisahkan terus ambruk. Posisinya itu mati lampu dan sudah gulung-gulung di depan rumah. Anaknya (Vika) sudah digendong sama Suparmi (mertua perempuan pelaku). Terus saya digigit itu," kata Supriyadi, Minggu (17/02/2019).

Baca juga: 

Setelah menggigit mertuanya, Nardian yang bertenaga cukup kuat berhasil lepas. Saat itu, tersangka menjatuhkan pisau dapur yang dipakai untuk menusuk Sri dan Vika. Warga yang ada di lokasi juga berusaha menangkap pelaku. Namun, pelaku yang terus meronta membuat semua pakaian terlepas.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Dalam kondisi telanjang bulat, pelaku kemudian berdiri ditengah jalan. Saat itu Nardian mengumandangkan adzan.

"Ibunya sendiri itu tubuhnya digoyang-goyang disana (sambil menunjukan arah pelaku menganiaya mertua perempuannya)," ujarnya.

Di rumah tempat terjadinya kasus pembunuhan tersebut, saat ini dipenuhi oleh para pelayat yang menunggu kedatangan jenazah Sri dan Vika. Kedua jenazah hingga kini masih berada di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar untuk diautopsi oleh dokter forensik dari RS. Bhayangkara Kediri.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Polisi sendiri berhasil meringkus pelaku tiga jam pasca kejadian pembunuhan. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh keluarganya. Barang bukti yang diamankan antara lain linggis, pisau dapur, dan sebilah kayu dengan panjang sekitar satu meter.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.