Senin, 22 Jun 2026 01:41 WIB

Polisi Panggil 5 Saksi Usai Otopsi Jenazah Ibu Bunuh Diri di Ponorogo

Evakuasi jenazah Ismiyati
Evakuasi jenazah Ismiyati

jatimnow.com – Usai melakukan otopsi atas kematian ibu rumah tangga, Ismiyati di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono, pihak Sat Reskrim Polres Ponorogo dan Polsek Ponorogo melakukan pemanggilan beberapa saksi.

"Kami memanggil beberapa saksi. Untuk menguatkan hasil otopsi tadi malam," kata KBO Sat Reskrim Polres Ponorogo, Ipda Hariyadi kepada jatimnow.com, Sabtu (16/2/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Perwira dengan pangkat satu balok di pundak ini melanjutkan pihaknya telah memanggil lima saksi. Saksi tersebut adalah kedua anak dari Ismiyati yakni Fendi Dianto dan Rian. Kemudian adik dari korban Suryatin serta suami korban Eko Purwanto dan terakhir tetangga korban.

"Suami korban juga kami panggil. Semula hanya empat saksi saja tanpa suaminya," ujarnya.

Baca juga: 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko, mengatakan ada keterangan agak ganjil dari dua saksi. Yaitu Fendi Dianto, si putra bungsu yang mengatakan saat kejadian pintu kamar terkunci dari dalam sehingga untuk membukanya perlu didobrak.

"Itu keterangan dari putra bungsu yang dikenal paling sayang kepada ibunya," sambung mantan Kasat Reskrim Polres Ngawi ini.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Sementara itu, keterangan dari Suryatin, adik IS berbeda. Setelah datang dan mendapati Fendi tidur, dia membangunkannya. Keduanya mengecek kamar IS. Waktu itu, pintu kamar tidak terkunci. Melainkan terbuka sedikit.

"Terbuka sedikit, dan terganjal tubuh IS yang sudah tergeletak di kamar," terangnya.

Kematian Ismiyati warga Kelurahan Jingglong, Kecamatan/ Kabupaten Ponorogo tewas pada, Kamis (14/2) lalu diduga tidak sepenuhnya bunuh diri. Pasalnya pihak kepolisian melihat luka pada leher ibu dua orang anak tersebut janggal.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Polsek Ponorogo dan Sat Reskrim Polres Ponorogo telah mendatangkan tim forensik dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara untuk melakukan otopsi, Jumat (15/2) malam.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.