Rabu, 17 Jun 2026 08:08 WIB

Anggarkan Rp 5 Miliar untuk Mobil Dinas, DPRD Kota Malang di Demo

Aksi demonstrasi di DPRD Kota Malang
Aksi demonstrasi di DPRD Kota Malang

jatimnow.com - Puluhan massa dari Malang Corruption Watch (MCW) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (13/2/2019). Mereka menolak pengadaan mobil pimpinan dewan yang menelan APBD Rp 5,08 miliar.

Dengan membentangkan poster tuntutan, mereka berorasi menolak pengadaan mobil dinas senilai Rp 5,08 Miliar. Uniknya massa juga membawa miniatur mobil kecil bertuliskan Rp 5,08 miliar dan sebuah sepeda motor jadul.

Kordinator MCW Fahrudin mengungkapkan masyarakat Kota Malang dibuat kecewa oleh anggota dewan yang mayoritas baru, terkait penganggaran mobil dinas yang cukup fantastis.

"Keberadaan DPRD hasil PAW yang seharusnya mampu memberikan pelayanan kepada rakyat secara maksimal, justru memanfaatkan sumberdaya publik (APBD) untuk menganggarkan pengadaan empat unit mobil bagi pimpinan DPRD dengan total pagu sebesar Rp 5,08 miliar," ungkap Fahruddin.

Pihaknya menilai kendaraan dinas pimpinan DPRD saat ini masih layak digunakan dan tidak urgen dilakukan pengadaan di APBD 2019.

Fahrudin menjelaskan, masih ada sektor-sektor lain yang lebih membutuhkan tambahan penganggaran dari APBD. Misalnya pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.

"Pengadaan mobil dinas ini mencederai publik. DPRD Kota Malang harus mengedepankan kebutuhan masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam melakukan penganggaran," tegasnya.

Dewan juga harus fokus melakukan optimalisasi terhadap peran dan fungsinya (legislasi, Budgeting, dan pengawasan) terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menyampaikan Laporan kinerjanya kepada Publik secara rutin sebagai bentuk pertanggungiawaban penggunaan anggaran publik (APBD).

Dalam aksi demonstrasi ini beberapa perwakilan massa diterima aspirasinya dan diperkenankan masuk gedung untuk berdiskusi langsung dengan anggota legislatif yang ada.

Aksi demonstrasi ini berjalan tertib dan aman dengan penjagaan puluhan aparat kepolisian dari jajaran Polres Malang Kota.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.