Selasa, 16 Jun 2026 18:25 WIB

Jalani Sidang Lanjutan Surabaya, Ahmad Dhani Curhat Soal Mamanya

Ahmad Dhani saat menjalani sidang kedua kasus pencemaran nama baik di PN Surabaya
Ahmad Dhani saat menjalani sidang kedua kasus pencemaran nama baik di PN Surabaya

jatimnow.com - Ahmad Dhani Prasetyo telah selesai menjalani sidang kedua kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/2/2019). Beberapa pernyataan dikeluarkan Politisi Partai Gerindra ini.

Sebelum sidang, Dhani sempat menyesalkan pemberitaan di media yang menyebut jika dirinya telah divonis. Tak hanya itu, dia juga menyebut nama Karni Ilyas dalam penyesalannya itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dhani menegaskan, penyebab ia ditahan di Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeang, Sidoarjo itu karena dirinya sedang menjalani sidang pengadilan dan bukan sedang memenuhi penahanan vonis.

"Tolong sama Karni Ilyas, bilang jangan ditulis Ahmad Dhani dibui. Karena saya ditahan 30 hari tidak menjalani vonis. Ingat, Ahmad Dhani tidak menjalani vonis," ucap Dhani.

Setelah keluar dari ruang jaksa, Ahmad Dhani juga kembali mengatakan bahwa dirinya ditahan tanpa ada penyebab yang pasti.

"Saya ditahan 30 hari tanpa sebab," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mama saya yang nggak tahu apa-apa, kasihan. Masyarakat juga tidak tahu apa-apa," tambahnya.

Suami artis Mulan Jameela itu juga meminta kepada awak media agar bertanya alasan dirinya ditahan.

"Saya ditahan oleh PN Jakarta yang saya nggak tahu penyebabnya kenapa. Oleh karena itu, media harus bertanya. Karena penetapan saya ditahan 30 hari saya tidak sedang menjalani vonis. Saya tidak tahu sebabnya kenapa," ujarnya berulang kali.

Baca Juga: Dukungan Mengalir, 69 Tokoh Ajukan Jaminan untuk Komar di PN Surabaya

Ia mencontohkan seperti kasus Buni Yani yang telah mengajukan banding, tapi tidak ditahan.

"Karena biasanya orang mengajukan banding dia tidak ditahan seperti Buni Yani tidak ditahan, dia ditahan setelah kasasi selesai," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.