Jumat, 12 Jun 2026 12:17 WIB

Menikmati Indahnya Pantai Watukarung Sambil Bakar Ikan

Pantai Watukarung, Pacitan.
Pantai Watukarung, Pacitan.

jatimnow.com – Jika anda masih bingung menentukan lokasi liburan, ada baiknya memilih Pantai Watukarung di Pacitan. Disana selain menikmati deburan ombak besar dengan pasir putih, bisa juga menikmati kuliner khas Pacitan.

Ya, nasi tiwul bersajikan ikan laut bakar. Bayangkan nikmatnya? Hemm yummy...

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Tidak ada yang tidak kenal dengan Pantai Watukarung. Sebuah pantai indah yang berada di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

Pantai ini memiliki keindahan tersendiri bagi wisatawan yang senang berbaur dengan alam. Selain masih alami dan asri, pantai yang berada sekitar 32 km dari pusat kota memiliki pemandangan yang sangat mempesona.

Apalagi bagi yang jenuh dengan hiruk pikuk kota, disini tempatnya menghilangkan semua beban dalam hidup.

 Pengunjung Pantai Watukarung, menikmati membakar ikan di tepi pantai.

Di pantai ini, terdapat bukit atau pulau kecil di setiap bibir pantainya. Bagi yang suka bermain di pasir pantai, jangan berpikir bahwa pasir pantainya berwarna gelap.

Sebaliknya, warnanya sangat putih. Itu jelas memanjakan mata pengunjung. Selain untuk berlibur, bagi yang hobi kuliner, di Pantai Watu Karung tersedia puluhan warung makan yang menyediakan menu ikan laut bakar segar.

Dimana ikan yang didapatkan nelayan bisa langsung dimasak di tepi pantai. Bahkan pengunjung bisa memilih dan membakar sendiri ikan yang diinginkan.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

 Untuk lokasi, wisatawan disediakan spot lesehan dengan menghadap ke pantai sembari menikmati ikan bakar dengan tambahan nasi tiwul khas Pacitan.

Berbagai menu kuliner yang ditemui di Pantai Watukarung

Tak heran, jika wisatawan bisa seharian penuh berwisata, karena asyik menikmati pantai sambil menyantab kuliner khas Pacitan.

 “Pantainya bersih sekali. Saya suka. Apalagi di sekitar pantai banyak kuliner. Ada ikan bakar khas Watukarung,” kata salah satu pengunjung Luki Tri Basskorowati.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Ia mengaku, ikan di Pantai Watukarung tidak begitu amis. Sehingga jika dibakar sangat enak. “Hemm Yummy,” bebernya.

Kepala Desa Pantai Watukarung, Wiwid Peni Dwi mengatakan, Watukarung mempunyai ikon sendiri, yakni Putri Samudera. Dimana ada gugusan pulau watukarung yang menyerupai seorang putri.

Untuk ikan segar, memang menjadi ciri khas Pantai Watukarung. Karena setiap ada nelayan, wisatawan bisa membeli dan membakarnya sendiri. “Jadi kan enak banget rasanya,” promosinya.

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.