Senin, 08 Jun 2026 04:42 WIB

Aktor Penipuan Bermodus Menyan Bilqis Diringkus Polisi

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista Wijaya
Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista Wijaya

jatimnow.com - Pelaku penipuan dengan menggunakan menyan bilqis diungkap oleh Satreskrim Polres Banyuwangi. Pelaku yang di sebut sebagai aktor utama dibekuk di daerah Jember.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista Wijaya mengatakan pihaknya menangkap Imam Safi’i (61) warga Dusun Krajan RT 01 RW 09, Desa/Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Sebelumnya, kasus ini dibongkar setelah melakukan penangkapan terhadap Raden Adhie Selarong, 13 Oktober 2018 di Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

"Rupanya upaya ini membuahkan hasil dan polisi menangkap tersangka Imam Safi'i di sebuah Padepokan di Umbulsari, Jember," kata AKP Panji, Sabtu (9/2/2019).

Baca juga:  Dukun Palsu ini Mengaku Bisa Menarik Barang Gaib dengan Menyan Bilqis

Panji menjelaskan, dari kasus ini, Imam, di sebut-sebut sebagai otak atau pelaku penipuan yang bermodus dukun menggunakan menyan bilqis. Dirinya, menduga dalam menangani kasus ini merupakan sindikat penipuan.

Modus yang digunakan menggunakan barang antik yang ditawarkan dengan harga mahal kepada calon korbannya. Sebab, sebelumnya kasus ini terjadi di wilayah Palangkaraya, Solo, NTB, NTT, Maluku, serta beberapa wilayah di Jawa Timur.

"Kerugian dari satu orang korban bisa mencapai ratusan juta," jelasnya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Terungkapnya kasus ini, kata Panji, berawal dari laporan Siti Mujayanah (33) warga Kecamatan Bangorejo Banyuwangi. Dirinya mengaku menjadi korban penipuan yang berkedok perdukunan oleh tersangka. Kerugiannya mencapai Rp 773 juta.

"Saat itu di serahkan di Bank BNI Unit Muncar Banyuwangi," kata AKP Panji.

Dari hasil kejahatan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti diantaranya, sebuah Flash Disk berisi rekaman Raden Adhie Selarong alias Eddy Siswanto saat meminta uang kepada korban. Juga printout bukti transfer sebesar Rp 5 juta ke rekening Raden Adhie Selarong.

Sebelumnya, Raden Adhie Selarong, seorang pria yang mengaku dapat menarik barang dari alam gaib tak berdaya setelah ditangkap polisi. Dukun palsu ini berhasil mengeruk harta korbannya hingga ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Setidaknya, pria yang memiliki nama asli Edi Siswanto itu mengeruk harta Tjipta Soejarwo Tjoek alias Papi Juan, sang pemilik pabrik pembuat sarden di Muncar senilai Rp 755 juta lebih.

Kasus ini terungkap setelah salah satu anak buah Papi Juan, Siti Mujayanah warga Bangorejo melaporkan dugaan penipuan ke polisi.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.