Senin, 15 Jun 2026 02:17 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Wahyu 'Raja Sawer' Dilaporkan ke Polisi

Wahyu Widodo (kanan) dan Mawardi
Wahyu Widodo (kanan) dan Mawardi

jatimnow.com - Wahyu Widodo alias Raja Sawer yang videonya pernah viral pamer kekayaan, kini dirundung persoalan dengan perempuan. Dirinya diadukan oleh pelapor bernama Bella, atas dugaan pencemaran nama baik.

Mawardi Kuasa Hukum Wahyu Widodo, mengatakan jika kliennya beberapa waktu yang lalu sempat memposting foto pelapor di akun facebook miliknya. Namun, ditanggapi dengan pelaporan kepada polisi.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember Laporkan Oknum Pengacara Karena Lakukan Hal Ini

"Klien kami ini kapasitasnya sebagai saksi teradu dan ini masih tahap penyelidikan polisi," kata Mawardi usai mendampingi Wahyu si Raja Sawer, Rabu (6/2/2019) malam.

Mawardi beranggapan, bahwa Bella selama ini telah menggunakan foto-foto mesra bersama kliennya dulu untuk meminta sejumlah uang.

"Menurut klien kami ini sering di pres dimintai duit. Jadi untuk menghentikan perbuatannya dia dengan cara-cara seperti (memposting, red) itu," tambahnya.

Ditempat yang sama, Wahyu Widodo membenarkan bahwa dulu dirinya pernah ada hubungan dengan Bella. Namun, dirinya mengaku telah insaf.

"Foto yang saya unggah itu foto tahun 2016 lalu. Istri juga sudah tahu kalau saya insaf," kata Wahyu.

Dari penelusuran jatimnow.com, akun yang bernama Raja Sengon mengunggah sebuah foto dengan keterangan "Ini simbol tangane Bela anak Bu Narlik Dambuntong prostitusi onlen Col Center 082xxxxxxxx. Pak aparat segera bertindak perusak generasi muda".

Baca Juga: Kiai NU dan Khofifah Dihina, BAGUSS Lapor Polisi

Terpisah, Eko Sutrisno Kuasa Hukum Bella (22), mengatakan pelaporan tersebut dilakukan atas postingan membuat kliennya merasa dilecehkan. Oleh Wahyu si Raja Sawer, Bella yang merupakan warga Kecamatan Tegaldlimo dituduh sebagai mucikari bisnis prostitusi online di Banyuwangi.

"Benar mas, saya mendampingi klien melaporkan pemilik akun Facebook Raja Sengon atas dugaan pencemaran nama baik," ujarnya, Kamis (7/2/2019).

Selain Bella yang merasa telah dilecehkan, kata Eko, nama baik keluarga kliennya itu juga merasa direndahkan atas postingannya. Dirinya berharap kepada polisi untuk mengusut tuntas aduan tersebut.

"Segera diusut, siapa sebenarnya pemilik akun Facebook Raja Sengon tersebut. Karena klien saya dan juga keluarganya merasa dilecehkan serta harga dirinya diinjak-injak akibat unggahan itu," tandasnya.

Baca Juga: 2 Mucikari Jajakan PSK lewat Aplikasi, Diringkus Polres Pamekasan

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.