Selasa, 16 Jun 2026 15:52 WIB

Jatim Memilih

Kunjungi Bondowoso, Cawagub Puti Kagumi Pencak Silat Clurit

  • Penulis :
  • | Kamis, 29 Mar 2018 19:18 WIB
Sejumlah pemain pesilat menunjukan kebolehan di hadapan Puti Guntur Soekarno.
Sejumlah pemain pesilat menunjukan kebolehan di hadapan Puti Guntur Soekarno.

jatimnow.com -  Ada yang berbeda saat Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Kholil, Bondowoso. Puti disuguhi atraksi kembangan pencak silat Madura.

Ciri penting pencak silat Madura adalah permainan senjata clurit. Sejumlah pria yang mamakai kaos putih bertuliskan “2 Gus Ipul-Mbak Puti” terlihat kompak memainkan kembangan jurus pencak.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Pondok Pesantren Nurul Kholil, yang diasuh KH Ubaidillah Nur Cholil, rupanya telah menyiapkan acara begitu matang. Atraksi itu disaksikan ribuan orang, termasuk santri dan santriwati.

Saking gembiranya dikunjungi Puti Guntur, Kiai Ubaid mengaku tidak bisa banyak kata.

"Saya gembira sekali,” katanya, Kamis (29/3/2018).

Pada atraksi pencak silat itu, senjata yang dimainkan bukan clurit beneran, melainkan senjata mainan.

“Para pesilat itu bisa luwes ya, dan cekatan, dalam memainkannya,” ujarPuti .

Pencak silat, kata Puti, adalah bela diri yang khas Nusantara. Setiap daerah, biasanya memiliki ciri khas sendiri.

“Daerah-daerah Jawa Timur, pasti banyak aliran silatnya. Ada pula yang mengolah tidak sekedar bela diri, tetapi juga menjadi seni pertunjukan,” kata Puti.

Ia semakin mengagumi Jawa Timur, yang punya ragam seni kebudayaan. Salah satunya, yang diwariskan di pondok-pondok pesantren.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

“Ada kesenian hadrah, sholawat dan pencak silat,” kata Puti.

Rabu (28/3/2018) kemarin, Puti Guntur mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Kholil di Curahdami. Ia didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rachmat, yang juga Calon Wakil Bupati Bondowoso.

“Sebagai warisan leluhur, pencak silat harus dipertahankan dan dikembangkan. Pencak silat juga memberikan filosofi diri yang dididik untuk welas asih, berwatak ksatria, jujur dan solider satu sama lain,” kata Puti

Saat menyaksikan pertunjukan itu, Puti dan penonton lain terlihat terpukau dengan permainan jurus-jurus silat.

Sebagai kawasan tapal kuda, Bondowoso memang banyak dikuati oleh kultur santri dan Madura.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Namun penonton yang terpukau juga dibuat tertawa terpingkal-pingkal ketika para pesilat tiba-tiba bergoyang gemulai, melenggak-lenggokkan pinggang, bak perempuan.

"Gerakan itu perpaduan tari dan kembangan pencak silat, yang diiringi musik tradisional, dan menjadi tari khas Bondowoso," kata Irwan, Calon Wakil Bupati.

Filosofi dari semua gerakan itu, kata Irwan, setiap orang harus dibekali dengan ilmu dan kekuatan untuk menjaga diri, tapi tidak boleh dipakai untuk arogansi.

"Makanya diselingi gurauan-gurauan, sehingga citra pesilat itu bukan sosok yang menakutkan. Justru membuat orang disekitarnya nyaman," kata Irwan.

Reporter/Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.