Kamis, 11 Jun 2026 20:39 WIB

Yayasan Kanker Milik Istri Gus Ipul Diresmikan

Fatma Saifullah Yusuf didampingi Gus Ipul memperlihatkan bus yang dilengkapi peralatan Pap Smear untuk pemeriksaan kanker payudara dan serviks
Fatma Saifullah Yusuf didampingi Gus Ipul memperlihatkan bus yang dilengkapi peralatan Pap Smear untuk pemeriksaan kanker payudara dan serviks

jatimnow.com - Jelang masa akhir jabat, selain akan fokus bertani, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akan membantu yayasan kanker yang dikelola istrinya, Fatma Saifullah Yusuf.

Yayasan yang bergerak dibidang pencegahan dini di bidang kanker serviks dan payudara itu didirikan menyusul tingginya angka korban meninggal dunia akibat dua kanker itu di Indonesia dan Jawa Timur. Yayasan itu bernama Fatma Foundation.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Dari yayasan itu, Fatma dan Gus Ipul ini akan membantu masyarakat untuk pemeriksaan pap smear secara gratis.

"Istri saya ikut tergerak untuk ikut membantu dan saya mensuport apa yang dilakukan istri saya di Fatma Foundation ini," ungkap Gus Ipul di sela launching Yayasan Citra Fatma Wanita atau Fatma Foundation di komplek perumahan The Gayungsari, Surabaya, Senin (4/2/2019).

Gus Ipul menjelaskan, berdasarkan data dari WHO tahun 2018, terdapat sekitar 18 juta orang yang mengalami kanker. Dari jumlah tersebut, 50 persen lebih atau sekitar 9,8 juta jiwa meninggal dunia karena kanker. Kanker payudara dan serviks menjadi angka yang paling tinggi.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Sedangkan di Indonesia, lanjut Gus Ipul, pada tahun 2018 terdapat 627 ribu perempuan meninggal dunia akibat kanker payudara. Di tahun yang sama, terdapat 21 ribu kasus baru kanker serviks menyerang perempuan di Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, istri Gus Ipul mendirikan yayasan di bidang kanker serviks dan payudara. Menggunakan dua bus yang dilengkapi dengan peralatan untuk Pap Smear, diharapkan dapat melakukan pencegahan dini di wilayah Surabaya dan daerah sekitarnya.

"Di setiap titik, sementara ini mampunya bisa melakukan pemeriksaan secara gratis kepada 50 perempuan. Bagi yang takut, bisa mengikuti penyuluhan dulu," terangnya.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mensos Gus Ipul Kunjungi Sekolah Rakyat

Sementara, Fatma Saifullah Yusuf menerangkan, bus itu dilengkapidua kursi obgyn dan peralatan kesehatan lainnya. Biaya Pap Smear bisanya membutuhkan biaya sekitar Rp 400 ribu. Namun, dengan cek melalui Fatma Foundation, masyarakat yang pap smear tidak dikenakan biaya, karena dapat bantuan dari berbagai pihak.

"Bus ini akan berkeliling bergerak aktif dengan bersinergi bersama berbagai pihak agar dapat sama-sama membantu masyarakat yang membutuhkannya," tutur Fatma.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.