Kamis, 18 Jun 2026 18:54 WIB

Presiden Jokowi Kaget Kopi di Magetan Hanya Rp 3 Ribu

Presiden Jokowi saat berdialog dengan ribuan nasabah Mekaar PNM di Magetan
Presiden Jokowi saat berdialog dengan ribuan nasabah Mekaar PNM di Magetan

jatimnow.com - Dalam kunjungannya ke Magetan, Jumat (1/2/2019) untuk bertemu ribuan nasabah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Pemodalan Nasabah Madani (PNM), Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikagetkan dengan harga kopi di sana.

Salah satu ibu-ibu nasabah Mekaar PNM yang beruntung bisa berdialog dengan Presiden Indonesia ke tujuh ini adalah Sujitmati.

Baca Juga: Presiden Larang Siswa Sambut Kunker, Prioritaskan Belajar

Kepada Presiden Jokowi, Sujitmati menceritakan bahwa sudah empat tahun menjadi nasabah Mekaar PNM, dengan usahanya warung kopi yang dijual di angkringan.

"Sudah 4 tahun saya jadi nasabah. Jualan kopi," kata Sujitmati.

Lalu, Jokowi mengatakan jika menantu keduanya, Bobby Nasution juga berjualan kopi. Ia mengungkapkan penasaran dengan harga kopi yang dijual Sujitmati.

"Ibu jualnya berapa kalau di Magetan? Lebih murah atau mahal daripada yang anak saya jual," tanya Presiden Jokowi kepada Sujitmati disambut ketawa nasabah yang hadir.

Baca Juga: Kapolda Jawa Timur Gelar Kunjungan Kerja ke Tulungagung

"Cuma Rp 3 ribu Pak. Kan cuma di pinggir jalan saja jualnya," jawab Sujitmati.

"Wah lebih murah dibandingkan punya anak saya. Anak saya saja Rp 16 ribu," ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi kemudian berpesan kepada Sujitmati dan semua nasabah yang ada di sana agar tetap berjualan, asal dengan tiga syarat yaitu jujur, displin dan kerja keras.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Sebelumnya, di hadapan 10.128 nasabah Mekaar PNM itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa jujur, disiplin dan kerja keras bisa menjadi kunci sukses bagi para nasabah.

10.128 nasabah yang dikunjungi Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi serta rombongan itu adalah nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM di Lapangan Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.