Senin, 15 Jun 2026 18:37 WIB

Polisi di Blitar Lakukan Fogging di Pondok Pesantren

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 31 Jan 2019 15:20 WIB
Aksi Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha melakukan fogging
Aksi Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha melakukan fogging

jatimnow.com - Tingginya angka kasus demam berdarah (DB) di Blitar mengetuk hati polisi untuk turut mencegah penyakit mematikan itu. Salah satu campur tangan polisi yaitu dengan melakukan fogging.

Fogging itu dilakukan Polres Blitar di Pondok Pesantren (Ponpes) Apis, Gondanglegi, Gandusari, Kamis (31/01/2019). Pengasapan dilakukan di setiap ruangan dan ruang kelas di ponpes tersebut.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Alat fogging itu didatangkan Polres Blitar dari Dokkes RS Bhayangkara, Kediri.

"Ini sebagai bentuk bakti sosial kami kepada masyarakat karena di wilayah Kabupaten Blitar rawan demam berdarah," kata Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha, di lokasi.

Memang, dalam kesempatan itu, AKBP Anisullah tidak hanya melihat. Alumnus AKPOL tahun 1998 itu juga ikut serta memegang alat fogging dan melakukan pengasapan di sejumlah titik ruangan di ponpes itu.

Baca juga:   

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Selain di di Ponpes Gondanglegi, Polres Blitar juga melakukan fogging di Ponpes Sirojuth Tholibiin, Bacem, Lodoyo.

Kata Anis, fogging tersebut akan dilakukan di tempat publik yang belum terjangkau oleh Dinas Kesehatan, termasuk lingkungan Mapolres Blitar, wisma dan mapolsek jajaran.

"Kami sasar fasilitas publik yang belum terjangkau dinas terkait," tambahnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Kepala Puskesmas Gandusari, Anggit Ditya Putranto menyebut, di wilayah kerjanya itu, jumlah penderita demam mencapai 50 kasus selama Januari ini. Bahkan, jumlah pasien yang berada di puskesmas membludak karena banyaknya masyarakat yang mengalami gejala demam.

"Makanya selain dari aparat maupun instansi, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif mengontrol kebersihan lingkungan. Ada program 3M (Mengubur, Menguras, Menutup), PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan melalui Jumantik (Juru Pemantau Jentik) di setiap rumah. Kita berharap semoga tidak ada korban meninggal di sini," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.