Selasa, 16 Jun 2026 23:42 WIB

Penderita Demam Berdarah di Blitar Meningkat, 3 Warga Meninggal

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 30 Jan 2019 15:17 WIB
Krisna Yekti
Krisna Yekti

jatimnow.com - Jumlah penderita demam berdarah di Kabupaten Blitar terus bertambah. Dalam dua minggu terakhir jumlah penderita mengalami peningkatan yang cukup drastis, mencapai lebih dari 200 persen.

Pada pertengahan bulan Januari lalu, jumlah penderita demam berdarah tercatat ada 82 pasien. Dan kini, Dinas Kesehatan mencatat, ada 172 penderita yang positif demam berdarah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Ya, sekarang jumlahnya malah sudah 254 pasien," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Rabu (30/01/2019).

Baca juga:   Demam Berdarah Meningkat di Blitar, Satu Warga Meninggal

Dari data yang ada, meningkatnya jumlah penderita juga diikuti penambahan korban meninggal. Hingga kini, total sudah ada tiga orang meninggal dunia atau bertambah dua korban lagi selama dua pekan berlangsung.

Para pasien demam berdarah dirawat di berbagai puskesmas dan rumah sakit pemerintah maupun swasta di Kabupaten Blitar. Menurut Krisna, penyebaran yang terus bertambah ini sudah dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Sebenarnya sudah bisa (dinyatakan KLB) namun hal itu merupakan keputusan kepala daerah," ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan penyebaran demam berdarah tidak cukup bila hanya dilakukan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, Krisna meminta masyarakat untuk terus menggalakkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

"Masyarakat kami harap untuk rutin memeriksa jentik di dalam dan di luar rumah dengan PSN rutin dan jangan lupa anak-anak diolesi obat nyamuk oles untuk antisipasi di sekolahan atau di tempat bermain dan di waktu tidur," tutup Krisna.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.