Kamis, 18 Jun 2026 08:31 WIB

Demam Berdarah Mewabah, Permintaan Trombosit di Ponorogo Meningkat

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 29 Jan 2019 17:27 WIB
Petugas PMI Ponorogo menunjukkan stok trombosit yang mereka produksi
Petugas PMI Ponorogo menunjukkan stok trombosit yang mereka produksi

jatimnow.com - Kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Meningkatnya penderita membuat permintaan trombosit ke PMI Ponorogo meningkat.

Dalam sehari, rumah sakit setempat meminta hingga 40 kantong trombosit. Dan tercatat, hingga Selasa (29/1/2019), total permintaan trombosit mencapai 175 kantong.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kabag Pelayanan Donor Darah PMI Ponorogo Sunarmi menyebut, dari total permintaan itu, paling banyak untuk RSUD Dr. Hardjono.

"Hampir setiap hari ada permintaan dan itu langsung kami penuhi. Karena kami produksi trombosit ini setiap hari," jelas Sunarmi.

Baca juga:  Ponorogo KLB Demam Berdarah, Ini Penjelasannya

Sunarmi membeberkan, permintaan trombosit meningkat drastis sejak Desember 2018 lalu yang mencapai 143 kantong. Sementara stok yang ada di PMI saat ini tinggal 8 kantong, dengan rincian trombosit golongan A sebanyak 7 kantong dan B hanya 1 kantong.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Mega Guntara Kembali Pimpin PMI Kota Probolinggo

"Jadi memang sengaja kami tidak memasang stok banyak. Untuk O dan AB ini dalam proses pembuatan," ungkapnya.

Stok trombosit dalam jumlah besar memang tidak dilakukan. Sebab, trombosit hanya dapat bertahan maksimal lima hari.

"Setelah masa berlaku habis, maka tidak dapat digunakan kembali," tegasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Proses produksi trombosit itu menurut Sunarmi, tidak memerlukan waktu lama, hanya dua jam. Menurutnya, mesin penghasil trombosit di PMI Ponorogo juga menerima permintaan dari luar Ponorogo.

"Paling banyak dari Pacitan. Bisa juga diminta Magetan. Terkadang Kota Madiun juga," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.