Senin, 15 Jun 2026 02:30 WIB

Diduga Keracunan Karbon Monoksida, Satu Orang di Lumajang Tewas

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Satu keluarga di Lumajang diduga keracunan karbon monoksida genset yang dinyalakan di rumahnya saat aliran listrik sedang padam. Satu wanita dari tiga orang sekeluarga itu dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Lumajang Muhammad Arsal Sahban mengatakan, satu korban meninggal dunia itu diduga kuat karena keracunan karbon monoksida genset yang dinyalakan korban saat pemadaman listrik di Desa Bago, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Karbon monoksida yang menjadi pemicu meninggalnya korban karena penempatan genset yang berada di dalam ruangan rumah korban," kata Arsal, Sabtu (26/1/2019).

Satu keluarga itu antara lain Ali Muksin (45) yang merupakan kepala keluarga, istrinya Siti Khotijah (40) dan anaknya Aisyah Maisaroh Ramdhani (14). Akibat diduga keracunan karbon monoksida dari genset yang dinyalakan itu, Siti Khotijah meninggal dunia, sedangkan suami dan anaknya dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (25/1) sore.

"Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran genset yang dinyalakan untuk kepentingan sumber penerangan. Namun kesalahannya, genset tersebut ditaruh di dalam rumah tanpa ventilasi yang memadai, sehingga karbon monoksida yang dihasilkan dari alat tersebut dihirup oleh ketiga korban yang berada di dalam rumah," paparnya.

Kendati demikian, lanjutnya, Polres Lumajang akan menyelidiki adanya kemungkinan terjadinya keracunan faktor lain. Meskipun kemungkinannya kecil akan tidak adanya faktor lain selain karbon monoksida yang dihasilkan genset.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

"Kami tetap akan menelusuri dan memeriksa lokasi untuk olah TKP. Saya sudah ke lokasi kejadian dan menjenguk kedua korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian untuk mendapatkan perawatan intensif," tegasnya.

Arsal mengemukakan, meski kedua korban selamat sempat kritis, kondisi kedua korban itu saat ini berangsur-angsur membaik setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Pasirian.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian tersebut berawal dari pemadalam listrik di sebagian wilayah Pasirian. kemudian korban Ali Muksin berinisiatif menyalakan mesin genset dengan maksud untuk dijadikan sumber penerangan.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

Orang tua korban bernama Parto menyalakan lampu di dalam rumah korban karena lampu sudah menyala dan menduga genset padam sendiri. Orang tua korban menduga anaknya bersama istri dan anaknya masih tertidur, sehingga tidak membangunkannya dan kembali beristirahat ke rumahnya yang berada di samping rumah korban.

Pada Jumat (25/1) siang, keponakannya bernama Miko hendak mengajak korban untuk berangkat ke masjid bersama. Miko pun kaget dan berteriak meminta tolong karena melihat Ali Muksin beserta istri dan anaknya dalam keadaan lemas. Kemudian warga yang menolong berusaha memberikan air kelapa kepada korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.