Sabtu, 20 Jun 2026 06:43 WIB

Gus Ipul Diusulkan Pimpin Gerakan Pendukung Jokowi, Ini Tanggapan JKSN

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf/ Foto: Dok jatimnow.com
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf/ Foto: Dok jatimnow.com

jatimnow.com - Sejumlah kiai sepuh di Jawa Timur mengusulkan nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memimpin gerakan para kiai mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Usulan itu disambut baik oleh Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) KH Zahrul Azhar As'ad atau Gus Hans. Menurutnya, sekumpulan kiai yang tahun 2014 lalu berada di barisan pendukung Prabowo, saat ini berbalik arah ke pasangan Capres-Cawapres nomor 01 yakni Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Alhamdulillah akhirnya semua bekerja, walaupun pada saat 2014 beliau-beliau banyak ada di Prabowo sekarang menjadi satu. Ini kabar gembira bagi saya, semakin banyak orang yang mendukung semakin baik, yang penting tujuannya adalah bekerja menjadi satu untuk kemenangan nomor satu," kata KH Zahrul Azhar As'ad kepada jatimnow.com. Jumat (25/1/2019).

Pengasuh Pondok Pesantren putri Al Azhar Darul Ulum Rejoso, Jombang ini tidak mempermasalahkan meski sejumlah kiai sepuh itu ingin membentuk kendaraan baru dan menunjuk Gus Ipul sebagai komandannya sebagai pendukung Jokowi di pilpres 2019 ini.

"Yang penting tujuannya adalah untuk kemenangan nomor satu. Tapi jika ada yang ingin membuat kendaraan baru itu sah-sah saja, itu hak masing-masing silahkan tidak ada masalah. Toh kerja JKSN itu claimablle atau bisa diklaim siapapun yang penting kita kerja untuk kemenangan itu," beber Gus Hans.

Baca juga: Kiai Sepuh Jatim Usulkan Gus Ipul Pimpin Gerakan Dukung Jokowi-Ma'ruf

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Gus Hans mengira dibentuknya kendaraan baru bagi sekelompok Kiai sepuh dan menunjuk Gus Ipul sebagai komandannya, menginkan kenyaman saat bekerja untuk kelompoknya sendiri.

"Jadi kita tidak mau mempermasalahkan dan mempersilahkan beliau-beliau. Jika diibaratkan di kantor orang yang ingin berkerja dengan nyaman ya harus dengan pihak yang nyaman juga," paparnya.

Selain itu, saat ditanya efektivitas pergerakan yang telah digelorakan JKSN. Gus Hans mengaku bahwa JKSN lebih menyeser suara pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin yang berada di luar negeri dan tingkat nasional.

"Jika ditinjau dari segi efektifitas dan sepak terjang, JKSN sudah bergerak di empat provinsi serta 7 negara. Dan JKSN  bergerak secara mandiri. Mestinya para kiai-kiai itu tidak perlu ada komando-komandoan, atau permintaan pada paslon, kan paslonnya itu kan kiai kita, masa ada gituan," ungkapnya.

"Begitu tahu calonnya dari kiai kita, maka secara outomatis kita bergerak. Dan perlu dicatat bahwa kita ini mandiri tanpa ada pembiayaan dari TKD maupun TKN, ini sudah terbawa sejak pilgub kemarin," imbuhnya.





Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.