Kamis, 18 Jun 2026 06:56 WIB

Pencarian Korban Tenggelam di Kali Jagir Dihentikan

Pencarian hari terakhir korban tenggelam
Pencarian hari terakhir korban tenggelam

jatimnow.com - Pencarian Untung, korban tenggelam di Sungai Kali Jagir diakhiri. Pencarian dihentikan setelah memasuki hari ke tujuh dan korban belum ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan Logistik (Kabid Darlog) BPB Linmas, Yusuf Masruh mengatakan, proses pencarian disulitkan dengan arus air yang deras akibat musim penghujan.

"Pencarian sudah memasuki hari ke tujuh, dan hingga hari ini belum ditemukan tanda keberadaan korban," tutur Kepala Bidang Kedaruratan Logistik (Kabid Darlog) BPB Linmas, Yusuf Masruh. Kamis (24/1/2019) sore.

Meski pencarian telah dinyatakan selesai, Pemkot Surabaya masih tetap melakukan pemantauan dengan mendirikan pospam di sekitar Sungai Wonokromo atau Kali Jagir itu.

"Dengan harapan menemukan korban, tim gabungan telah melakukan penyisiran ulang mulai mangrove hingga ke wilayah utara yaitu di kawasan Kenjeran dan wilayah Selatan yaitu gunung anyar," imbuhnya.

Karena belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan mengingat pencarian sudah memasuki hari ketujuh, pihak BPB Linmas bersama pihak keluarga dan pihak kepolisian memutuskan untuk menghentikan pencairan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Dengan dihentikannya pencarian terhadap Untung korban tenggelam di Kali Jagir tujuh hari yang lalu itu, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini dikembalikan ke unit masing-masing," ucapnya.

"Pos pam yang kami dirikan itu diharapkan bisa langsung melakukan pertolongan kepada korban jika telah ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban," bebernya.

Sementara itu pihak keluarga, Yusuf. Menyatakan legowo dan berterimakasih kepada pihak Pemkot Surabaya yang telah melakukan upaya pencarian korban.

"Pihak keluarga juga merasa legowo tapi masih berharap suatu saat bisa ditemukan, dan bisa dirawat dalam kondisi apapun saat ditemukan nantinya," pungkasnya.

Untung warga Bendul Merisi Jaya Gang V No. 44, Wonocolo, Surabaya dilaporkan tenggelam dan hilang pada Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 19.45 Wib.

Saksi melihat sekitar pukul 17.00 Wib, Untung dan satu orang lainnya mandi di sisi selatan sungai itu. Satu orang naik, sedangkan Untung tertarik arus air sampai sisi utara saat pintu dam terbuka.

Peristiwa itu mendapat perhatian dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan yang juga turun langsung dalam pencarian.




Baca Juga: Jasad Korban KM Dharma Ferry VII Ditemukan di Perairan Gresik pada Pencarian Hari Ketiga

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.