Selasa, 16 Jun 2026 15:00 WIB

Ganggu Masinis, Bendera Partai di Jalur Kereta Blitar Ditertibkan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 24 Jan 2019 19:00 WIB
Bendera partai politik di sepanjang jalur kereta
Bendera partai politik di sepanjang jalur kereta

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Blitar menertibkan bendera partai politik (Parpol) milik PDI Perjuangan dan Golkar yang berada di sekitar rel kereta api.

"Dua warna itu adalah tanda bahaya. Kami khawatir nanti akan mengganggu kinerja masinis yang bisa mengganggu keselamatan transportasi," kata Ketua Bawaslu Kota Blitar, Bambang Arintoko, Kamis (24/01/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dari tiga kecamatan yang ada, dua bendera parpol tersebut terpasang di dua kecamatan antara lain di Kecamatan Sananwetan dan Kecamatan Kepanjenkidul.

Menurut Bambang, pemasangan bendera partai tersebut secara umum tidak melanggar aturan. Penertiban itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan transportasi.

"Kami juga sudah mengkomunikasikan hal ini (penertiban bendera) dengan masing-masing DPC. Dan mereka sendiri menyadari dan tidak mempermasalahkan," ujarnya.

Selain di sekitar perlintasan kereta api, penertiban juga dilakukan di sejumlah ruas jalan yang dianggap melanggar aturan. Seperti di Jalan Anjasmoro dan Jalan Kartini.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengaku masing-masing bendera memiliki dua semboyan dalam kereta api. Merah untuk berhenti sedangkan kuning kurangi kecepatan.

Ia berharap, bendera partai tersebut disingkirkan sehingga tidak mengganggu konsentrasi masinis.

"Berdasarkan semboyan yang biasa digunakan petugas perawatan jalur tanda merah berarti kereta harus berhenti sedangkan tanda kuning berarti kurangi kecepatan," tulis Ixfan ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.