Selasa, 16 Jun 2026 23:14 WIB

Ribuan Penghuni Lapas di Malang Terancam Tak Bisa Nyoblos Pemilu 2019

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang, Deny Bachtiar
Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang, Deny Bachtiar

jatimnow.com - Ribuan warga binaan di dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) malang terancam tak dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang. Hal ini dikarenakan terkendala belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Berdasar data dari KPU Kota Malang, sebanyak 3.119 warga binaan di dua lapas tersebut belum memiliki E-KTP.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang, Deny Bachtiar mengatakan, sebaran warga binaan yang belum memiliki E-KTP ini ada di dua Lapas yakni 2.517 warga binaan di Lapas Klas I Lowokwaru Malang dan 602 warga binaan di Lapas Wanita Sukun Malang.

"Kalau diprosentase berarti hanya 25 persen dari total warga binaan," kata Komisioner KPU Kota Malang, Deny Bachtiar, Kamis (24/1/2019).

Deny menambahkan, 3.119 warga binaan tersebut berasal dari beberapa wilayah, mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Nantinya, pihak KPU dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Malang Raya sebagaimana hasil rapat kordinasi akan melakukan perekaman dan pendataan dengan sistem jemput bola ke Lapas supaya warga binaan dapat menggunakan hak konstitusionalnya.

"Tadi kita sudah koordinas bahwa Dispendukcapil se-Malang Raya siap melakukan perekaman dan pendataan kepada warga binaan yang belum punya E-KTP," imbuhnya.

Pada pemungutan suara nanti, KPU Kota Malang menyiapkan 14 tempat pemungutan suara (TPS) di dua Lapas. 14 TPS itu dibagi yakni 11 TPS di Lapas Klas I Malang dan 3 TPS di Lapas Wanita Malang.

"Kami perkirakan semua warga binaan bisa ikut. Setiap TPS aturannya maksimal 300 orang. Jadi dengan jumlah itu kita siapkan 14 TPS," pungkasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.