Sabtu, 13 Jun 2026 07:34 WIB

Bongkar Pasar di Bekas Stasiun, Ini Dasar dan Solusi Pemkab Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 22 Jan 2019 09:04 WIB
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni (tengah)
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni (tengah)

jatimnow.com - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni angkat bicara tentang pembongkaran bangunan di pasar bekas stasiun. Pembongkaran itu dilakukan karena 27 bangunan di sana tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Ini tidak semena-mena begitu saja. Mereka tidak berizin. Jadi hak kami untuk membongkar," jelas Ipong kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, 27 bangunan yang diakomodir oleh salah satu koperasi tersebut sempat mengajukan IMB. Namun, sesuai dengan peruntukkannya atau RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), bukan untuk bangunan pasar.

"Untuk fasilitas transportasi. Misal untuk sub terminal atau lahan parkir," tambahnya.

Ipong menjelaskan tidak mau mengambil resiko jika bangunan tanpa IMB itu tetap berdiri. Sebab jika semisal terjadi bencana hingga bangunannya roboh, pasti yang akan disalahkan pemerintah.

Baca juga:  Pembongkaran Pasar di Bekas Stasiun Ponorogo Dihadang Pedagang

"Kalau saya biarkan, pemerintah tentu salah. Kalau ada apa-apa nanti yang disalahkan pemerintah lagi," sambungnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Menurutnya, Pemkab Ponorogo sudah berkali-kali mengingatkan kepada mereka yang membangun bahwa mereka salah aturan. Ia menyebutkan, mulai dari pemasangan satu bata sudah diingatkan.

"Awalnya mereka mengiyakan. Tapi lama-lama jadi ruko. Ya akhirnya kita bongkar," tegasnya.

Sementara, para pedagang yang lapaknya dirobohkan sudah disediakan lahan sendiri ke pasar relokasi di eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

"Mereka yang 27 orang bisa pindah ke pasar relokasi. Termasuk 40 pedagang lain yang belum mau pindah. Kami sediakan tempat," bebernya.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Ia memastikan, ketegangangan saat pembongkaran Senin (21/1/2019) kemarin, hanya provokasi pihak tertentu.

"Kalau tidak mau pindah juga tidak apa-apa," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembongkaran bangunan di pasar bekas Stasiun Ponorogo, Senin (21/1/2019) dihadang pedagang. Puluhan pedagang mempertahankan lapaknya dengan menghadang alat berat yang bekerja merobohkan bangunan di sana.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.