Senin, 15 Jun 2026 20:51 WIB

Uang Umroh Jadi Pemicu Pembunuhan Keji di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 21 Jan 2019 14:26 WIB
Para tersangka pembunuhan di Pasuruan
Para tersangka pembunuhan di Pasuruan

jatimnow.com - Kasus pembunuhan yang mengakibatkan dua korban meninggal dengan cara dibakar, Sya'roni (58) warga Rembang dan Imam Sya'roni (70) warga Kraton, Kabupaten Pasuruan berlatar belakang sakit hati.

Kedua korban ditemukan tewas di depan sebuah rumah di Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo, mengatakan jika ke tiga tersangka yaitu MD, NP dan Zd sakit hati dengan korban Sya'roni.

"Korban Sya'roni menjanjikan umroh murah kepada murid tersangka MD. Namun setelah sebagian uang diberikan, tidak kunjung ada kepastian waktu pemberangkatan," kata Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, Senin (21/1/2019).

Kepada polisi, MD mengaku jika ada sekitar 100 murid tersangka yang mendaftar umroh ke korban Sya'roni dengan uang pendaftaran Rp 10 juta per orang.

"Lantaran sudah sekian bulan umroh yang dijanjikan tidak kunjung ada kejelasan. Membuat para murid yang mendaftar hilang kepercayaan kepada tersangka MD, sehingga banyak yang pergi. Alhasil tersangka MD pun dendam," ungkapnya.

Tingkat kemarahan MD semakin memuncak tatkala korban Sya'roni jarang berkunjung ke rumah tersangka. Alhasil, MD pun merencanakan pembunuhan terhadap korban Sya'roni.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

"Untuk jumlah uang murid tersangka MD yang sudah diserahkan kepada korban total sekitar Rp 10 jutaan. Para santri berikan uang muka dulu, dilunasi setelah ada kejelasan berangkat," tegasnya

Adapun untuk korban Imam Sya'roni, Rizal mengungkapkan jika korban tidak tahu apa-apa. Dia adalah kawan korban Sya'roni

"Korban Imam Sya'roni ini diajak oleh korban Sya'roni. Karena malam sebelum kejadian, Imam berkunjung kerumahnya," paparnya.

Sebelumnya, tersangka MD menunjukan perilaku aneh, terlihat suka marah dan berteriak hingga warga di sekitarnya ketakutan. Tersangka MD juga dikenal sebagai dukun. Berdasar informasi masyarakat, sudah 7 tahun menjalani praktik perdukunan.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.