Selasa, 16 Jun 2026 16:43 WIB

Warga Blitar ini Tewas di Depan Anaknya yang Masih Balita

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 17 Jan 2019 15:54 WIB
Tim Inafis Polres Blitar melakukan identifikasi jasad korban
Tim Inafis Polres Blitar melakukan identifikasi jasad korban

jatimnow.com - Warga Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar dikejutkan dengan tewasnya salah satu warga bernama Andri Suyatno. Tewasnya pria 32 tahun itu diketahui setelah warga mengecek ke dalam rumah korban.

"Warga awalnya mencoba mengetuk pintu rumah korban, tapi tidak ada jawaban. Karena penasaran, warga lalu masuk dari pintu belakang," ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar, Iptu Muhammad Burhanudin, Kamis (17/01/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Saat berhasil masuk, warga kemudian menuju ruang tengah untuk menyalakan lampu. Saat itulah anak korban yang masih balita baru saja buang kecil lalu digendong warga. Warga lainnya kemudian melihat korban tertidur di kamar.

"Lalu warga mendekat bermaksud untuk membangunkan. Ternyata tubuh korban sudah kaku dan tidak bernafas," beber Burhan.

Dalam rumah kontrakan itu, korban memang hanya tinggal bersama anaknya itu. Warga tidak ada yang tahu keberadaan istri korban.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Setelah mendapati korban tidak bernyawa, warga kemudian melapor ke Polsek Kesamben dan keluarga korban yang lain. Tak berselang lama, sejumlah anggota polsek dan Tim Inafis Polres Blitar tiba di TKP.

"Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan dan Inafis Polres Blitar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal karena sakit," tegasnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Atas dasar itu, keluarga korban tidak menghendaki proses autopsi sehingga korban langsung dimakamkan oleh keluarganya.

"Keluarga sudah membuat surat pernyataan yang diketahui oleh tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat," tandas Burhan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.