Minggu, 14 Jun 2026 20:38 WIB

Satgas Anti Mafia Bola Datangi Asprov PSSI Jatim

Kantor PSSI Jatim
Kantor PSSI Jatim

jatimnow.com - Anggota Satgas Anti Mafia Bola kembali datang ke Kantor Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Jawa Timur, Selasa (15/1/2019) siang. Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola mendatangi kantor Asprov PSSI Jatim Kamis (27/12) lalu.

Kedatangan polisi tersebut, diduga untuk mencari sejumlah dokumen terkait struktur kepengurusan Asprov. Tampak di dalam kantor yang berada di Jalan Ketampon, Surabaya, tiga orang Satgas Anti Mafia Bola ditemui beberapa staf Asprov PSSI Jatim.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Namun saat dikonfirmasi, salah seorang anggota Satgas menolak kehadiran awak media yang berniat meliput kegiatan mereka.

Namun Ia membenarkan jika pihaknya saat ini melakukan kegiatan operasinya di dalam kantor tersebut. Ia mengatakan bahwa tidak ada satupun anggota kepolisian yang berhak menjelaskan apa yang sedang dilakukan timnya di dalam.

"Iya benar (ada kegiatan satgas). Kami tidak bisa menjelaskan, nanti ke Pak Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono) yang pusat ya yang menjelaskan," ujarnya.

Yang pasti, lanjut dia, proses yang dilakukan Satgas Anti Mafia Bola masih tetap dan terus berjalan diberbagai wilayah, termasuk di Jawa Timur. Ia hanya meminta awak media untuk tidak meliput kegiatannya, begitu juga proses pengambilan gambar, tidak juga diizinkan.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh mengaku baru mendapatkan informasi jika kantornya didatangi oleh petugas satgas, melalui stafnya.

Riyadh mengatakan, kedatangan Satgas tersebut memang mencari sejumlah berkas kompetisi Piala Suratin, yang digelar dalam kurun waktu tertentu.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Hanya meminta data dokumen surat Piala Suratin 2009 sampai 2018," kata Ahmad Riyadh saat dikonfirmasi.

Ia mengakui, dirinya tengah berada di Jakarta untuk sebuah urusan yang juga mencari dokumen pertanggung jawaban wasit saat Piala Suratin. Namun Ia meminta waktu untuk mencari semua dokumen.

"Dan bagaimana pertanggungjawaban wasit saja. Dan butuh waktu juga jika cari dokumen 2009," kata Riyadh.

 

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.