Senin, 15 Jun 2026 17:07 WIB

Waspada! Makan di Telaga Ngebel, Warung Kaki Lima Harga Bintang Lima

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 27 Mar 2018 15:51 WIB
Status keluhan mahalnya harga makanan di Telaga Ngebel yang menjadi viral.
Status keluhan mahalnya harga makanan di Telaga Ngebel yang menjadi viral.

jatimnow.com - Harga makanan di warung makan di wisata Telaga Ngebel Ponorogo mejadi viral di media sosial. Pasalnya harganya dinilai tidak wajar untuk ukuran makanan umum. Padahal hanya warung biasa, namun harga yang dipatok hampir setara hotel bintang lima.

Postingan tersebut dishare oleh Jeil Jeigo di Info Cegatan Wilayah Ponorogo (tanpa sensor). Dalam postingan tersebut tertulis 'ora usah keminyer mbahas politik...mbahas Iki sing luwih jelas'.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Di postingan tersebut menyatakan bahwa harga 1 porsi ayam goreng, 1 porsi ikan bakar, 2 minuman es teh, Total Rp 150.000.

Postingan itu dikomentari 1.664 netizen dan 1.946 tanggapan. Tanggapan beberapa mengiyakan bahwa harga makanan di wisata Telaga Ngebel sangat mahal.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pariwisata, drh Sapto Djatmiko, tidak menampik keluhan di dunia maya tersebut. Dan itu sangat menyusahkan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Sangat susah. Dan memang benar. Itu sudah masalah klasik. Dari dulu kan selalu begitu," kata Sapto kepada jatimnow.com saat ditemui di kantornya, Selasa (27/3/2018).

Ia mengatakan, sudah pernah menghimbau untuk pedagang menjual dengan harga sewajarnya, serta memberi keterangan harga agar pembeli yang notabene adalah wistawan tidak kecewa.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Di Ngebel sendiri ada 30 warung yang ada. Dan rata-rata hampir semua begitu. Nanti lah akan kami berikan solusinya," bebernya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.