Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

Hari Kedua Pencarian Santri Tenggelam di Ponorogo, 5 Tim Diterjunkan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 15 Jan 2019 12:26 WIB
Pencarian santri yang tenggelam di Ponorogo
Pencarian santri yang tenggelam di Ponorogo

jatimnow.com - Hari kedua pencarian santri tenggelam di Sungai Tempuran, Ponorogo, tim gabungan menggunakan teknik boyo atau buaya (menyisir di permukaan sungai). Sedikitnya 5 Search Rescue Unit (SRU) atau tim  yang berjumlah 101 personel diterjunkan, Selasa (15/1/2019).

Tim pencari tersebut merupakan gabungan dari  Basarnas Trenggalek, BPBD Ponorogo, Polres Ponorogo, Kodim Ponorogo, serta relawan lain.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Komandan Tim SAR, Brian Gautama mengatakan, ada 5 SRU yang diturunkan.

"Totalnya ada 101 personel," terang Brian kepada jatimnow.com, Selasa (15/1/2019).

Ia mengatakan, untuk tim 1 ditempatkan sebagai penyelam di Titik Kejadian Menghilang (TKM). Sementara tim 2 di perahu karet.



Tim 3 untuk penyisiran air dengan teknik boyo, tim 4 untuk pemantauan di cek points. Dan terakhir tim 5 menyusuri via darat.

"Kalau tim 5 dari TKM sampai sungai sekayu atau sekitar 5 kilo meter," jelas Brian kepada jatimnow.com

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ada 5 tim yang kita kerahkan, tim 1 di penyelam, kemudian tim 2 di perahu karet, tim 3 penyisiran air dengan teknik boyo, tim 4 pemantauan di check point, tim 5 penyusuran dengan jarak 5 kilometer," imbuh Brian.

Menurutnya, open SAR dilakukan secepat mungkin. Agar korban-korban segera ditemukan.

"Batas waktu selama sepekan. Nanti kita evaluasi lagi," ujarnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Petugas kesulitan dalam pencarian karena kondisi air sungai keruh dengan kedalaman lebih dari 5 meter.

"Juga ada bambu dan sampah. Sehingga jarak pandang minim karena air sangat keruh," pungkasnya.

Tercatat 4 santri menjadi korban tenggelam di Sungai Tempuran, satu ditemukan dalam keadaan tewas. Sementara 3 lainnya masih hilang.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.