Jumat, 12 Jun 2026 02:29 WIB

Jokowi: Jadi Pemimpin Negara Harus Punya Pengalaman

Jokowi di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, (12/1/2018)
Jokowi di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, (12/1/2018)

jatimnow.com - Seseorang yang akan memimpin Indonesia dengan wilayah geografis yang luas dan masyarakat yang beragam harus memiliki pengalaman. Hal ini ditegaskan oleh Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi.

"Negara Indonesia yang luas tantangannya juga besar, sehingga pengalaman itu sangat penting," kata Joko Widodo saat menyampaikan sambutan di hadapan sekitar 10.000 orang, alumni perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia, di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, (12/1/2018).

Hadir pada deklarasi tersebut alumni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pajajaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gajahmada (UGM), Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Trisakti, dan perguruan tinggi lainnya.

Joko Widodo menjelaskan, pada saat dirinya terpilih sebagai Walikota Surakarta, dia memerlukan waktu sekitar satu setengah tahun untuk beradaptasi dari dunia usaha ke pemerintahan.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Di tingkat kota saja, saya perlu waktu 1,5 tahun untuk belajar. Apalagi orang yang belum punya pengalaman (pemerintahan) ingin mengelola negara ....," katanya tanpa meneruskan kalimatnya.

Joko Widodo mengatakan hal itu, saat menceritakan pengalamannya di pemerintahan di hadapan para alumni perguruan tinggi.

"Saya ingat pada 2005, saat jadi calon walikota. Saya berhadapan dengan calon incumbent (petahana) dan calon dari pengusaha terkenal. Alhamdulillah saya menang, meskipun kemenangannya tipis," katanya.

Jokowi yang berlatar belakang pengusaha furnitur menyatakan, pada awal menjadi walikota dirinya kaget karena ilmu di dunia usaha sangat berbeda dengan di pemerintahan.

"Saya memerlukan waktu sekitar 1,5 tahun untuk beradaptasi dan memahami manajemen pemerintahan dengan baik," katanya.

Pada saat menjadi walikota di periode kedua, Jokowi mengaku sudah lancar memimpin pemerintahan tingkat kota. Dari Kota Surakarta, Jokowi mendapat amanah menjadi calon gubernur DKI Jakarta dan dengan bekal pengalaman di Surakarta, dia terpilih sebagai gubernur.

Berikutnya, pada pemilu presiden 2014, Jokowi bersama Yusuf Kalla maju sebagai capres-cawapres dan terpilih untuk memimpin Indonesia selama lima tahun.

"Semua pengalaman dan karir saya di pemerintahan, memerlukan pengalaman. Memimpin di tingkat kota saja memerlukan pengalaman, apalagi memimpin negara sebesar Indonesia," katanya.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.