Minggu, 14 Jun 2026 21:42 WIB

Jatim Memilih

Cagub Jatim Gus Ipul di Mata Mantan Bupati Sumenep

  • Penulis :
  • | Selasa, 27 Mar 2018 12:45 WIB
Gus Ipul saat ziarah ke komplek pemakaman Raja Asta Tinggi.
Gus Ipul saat ziarah ke komplek pemakaman Raja Asta Tinggi.

jatimnow.com - Mantan Bupati Sumenep KH M Ramdhan Siradj memiliki penilaian terhadap calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Bupati Sumenep dua periode (2000-2010) ini menilai, Gus Ipul memiliki pengalaman selama dua periode sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Gubernur Soekarwo. Pengalamannya itu dinilai cukup menjadi bekal Gus Ipul memimpin Jawa Timur ke depan.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Beliau telah dua periode mendampingi Pak Karwo (panggilan gubernur Soekarwo) dan telah berhasil di beberapa bidang. Itu bukan hal yang gampang," kata KH Ramdhan Siradj disela menerima kunjungan cagub Gus Ipul di kediamannya di Sumenep, Selasa (27/3/2018).

Menurutnya, Gus Ipul memiliki pengalaman bersama Pakde Karwo selama dua periode memimpin Jatim. Pengalaman tersebut cukup menjadi bekal Gus Ipul menjadi Gubernur Jawa Timur ke depan.

Beberapa program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur seperti kepedulian pemerintah terhadap pendidikan madrasah diniyah (madin). Memberikan beasiswa hingga bantuan untuk santri dalam meningkatkan kualitas madin.

"Selama ini komitmen Gus Ipul terhadap pendidikan memang tak perlu diragukan lagi," tuturnya.

Selain pendidikan, juga peduli terhadap infrastruktur, pengentasan kemiskinan hingga pemberdayaan perempuan. KH Ramdhan optimis, kepemimpinan duet Pakde Karwo-Gus Ipul dapat dilanjutkan kepemimpinan Gus Ipul yang berduet dengan cawagub Puti Guntur Soekarno.

"Bekal sepuluh tahun ini sangat cukup. Sehingga saya sangat yakin sekali Gus Ipul mampu melanjutkan keberhasilan pencapaian pemerintah provinsi selama sepuluh tahun terakhir ini," jelasnya.

Sementara itu, Gus Ipul menegaskan tetap berkomitmen memperkuat pendidikan madin hingga pembangunan untuk Madura. Diantaranya, menyiapkan program Madin Plus hingga Satria Madura (Satu Triliun untuk Madura).

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

"Saya akan kawal Madura dengan berkantor di Madura, nanti bisa berkantor di rumah warga atau di pesantren-pesantren. Para kiai juga akan kami minta menjadi penasehat gubernur," tutur Gus Ipul.

Ziarah ke Asta Tinggi

Usai mengunjungi Bupati Sumenep dua periode, Gus Ipul melanjutkan perjalanan ziarah ke makam raja-raja di Sumenep di komplek pemakaman Asta Tinggi.

Makam raja yang diziarahi Gus Ipul seperti makam Kanjeng Tumenggung Ario Cokronegoro III (Pangeran Akhmad atau pangeran Djimat), Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro (Bendoro Saod).

Ziarah tersebut mengingatkan Gus Ipul ketika diajak ziarah oleh  almarhum Gus Dur.

"Dulu saya sering diajak Gus Dur. Biasanya Gus Dur malam hari mengajak ke sini," kata keponakan Gus Dur ini.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Gus Ipul mengatakan, Asta Tinggi merupakan salah satu destinasi wisata bersejarah yang diminati wisatawan nusantara dan juga wisatawan mancanegara.

"Saya dan Mbak Puti melalui program Seribu Dewi (seribu desa wisata), berkomitmen mendorong munculnya desa wisata seperti Asta Tinggi ini," katanya.

Untuk mendukung program Seribu Dewi diantaranya, akan menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi kelompok sadar wisata (pokdarwis), untuk menarik tidak hanya wisatawan lokal saja, tapi juga mancanegara.

"Diharapkan target 1 juta wisatawan mancanegara di Jawa Timur dapat tercapai," tuturnya.

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.