Sabtu, 20 Jun 2026 23:31 WIB

Tekan Kasus Demam Berdarah, Dinkes Tulungagung Giatkan Fogging

Foging yang digelar Dinas Kesehatan Tulungagung
Foging yang digelar Dinas Kesehatan Tulungagung

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung melakukan fogging atau pengasapan, ke sejumlah wilayah rawan terjangkit Demam Berdarah (DB).

Pengasapan ini dilakukan menyusul mulai menjangkitnya penyakit DB di wilayah tersebut. Sesuai data yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan, pada bulan Januari ini ditemukan 25 kasus DB yang rata-rata menyerang anak-anak.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka menjelaskan, pengasapan ini hanya efektif membunuh nyamuk Aides Aygepti dewasa. Sedang untuk jentik nyamuk sama sekali tidak berpengaruh. Untuk itu pihak dinas mengimbau kepada masyarakat selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M (menguras, mengubur, menutup).

"Kalau tidak dibarengi dengan pemberantasan sarang nyamuk tidak akan efektif fogging ini," ujarnya, Kamis (10/01/2019).

Peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan membuat populasi nyamuk semakin meningkat. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah terutama di Kecamatan Kota dinyatakan sebagai kawasan rawan DB.

Jumlah penduduk yang padat disertai pola hidup yang kurang sehat menjadi salah satu penyebab mudah menyebarnya virus DB.

"Terutama di kawasan yang tingkat mobilitas penduduknya tinggi, mereka bisa jadi terkena dari luar kota dan menyebar di lingkungan sekitarnya," imbuhnya.

Jumlah pasien penderita DB pada tahun 2018 lalu mencapai 545 jiwa dengan angka kematian 6 kasus. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya 128 jiwa dengan angka kematian 4 kasus.

Untuk menekan jumlah kasus DB, Dinas Kesehatan gencar melakukan pengasapan dan sosialisasi akan pentingnya menjaga lingkungan bersih.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Pola hidup sehat dan lingkungan bersih sangat berpengaruh terhadap kasus Demam Berdarah," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.