Kamis, 11 Jun 2026 08:41 WIB

Polri Diminta Usut Tuntas Teror Pimpinan KPK

jatimnow.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut tuntas peristiwa teror yang menimpa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pada dasarnya, ICW mengutuk keras tindakan teror yang dialami pimpinan KPK. Jadi kami juga ingin meminta Kapolri agar bisa mengusut tuntas teror yang menimpa pimpinan KPK, dan kami anggap ini sebagai cobaan kembali setelah Novel Baswedan kemarin," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

ICW pun menganggap bahwa penanganan kasus penyerangan terhadap Novel Basweda juga sudah berlarut-larut.

"Jadi, jangan ini menjadi kali kedua kepolisian menunjukkan kinerja yang kami anggap belum terlalu maksimal," ujarnya pula.

Pihaknya pun mengharapkan dengan bukti-bukti yang ada, dan dengan kesaksian-kesaksian yang ada di tempat kejadian perkara, kepolisian bisa mengungkap tuntas peristiwa teror tersebut.

"Tidak hanya operator, tidak hanya orang yang melemparkan bom molotov, tetapi tokoh intelektualnya. Kami harap kepolisian bisa mengungkapnya karena ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena ini teror mungkin bisa dikatakan teror kepada gerakan antikorupsi," ujar Kurnia lagi.

Ia pun meyakini KPK tidak akan gentar dengan teror-teror yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

"Saya katakan ini teror kepada gerakan antikorupsi. Jadi, sebenarnya nyali KPK sudah diuji dan saya yakin KPK tidak akan gentar dengan teror-teror yang diberikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti ini," kata dia pula.

Sebelumnya, pada Rabu (9/1), rumah Ketua KPK Agus Rahardjo menjadi sasaran teror bom oleh orang tak dikenal.

Di rumah Agus yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat, polisi menemukan barang bukti berupa pipa paralon, detonator, sekring, kabel warna kuning, paku ukuran 7 sentimeter, serbuk putih, baterai, dan tas.

Sedangkan rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan dilempar dua bom molotov oleh orang tak dikenal, salah satu bom sempat merusak teras bagian atas rumah Laode. Penemuan bom itu terjadi pada Rabu (9/1) sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca Juga: KPK Lakukan Penyelidikan Tertutup di Jawa Timur, Bupati Tulungagung Ditangkap

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.