Jumat, 19 Jun 2026 17:29 WIB

Gajah Oling KM. 13, Mobil Listrik Pertama Karya Poliwangi

Mobil listrik Gajah Oling KM. 13
Mobil listrik Gajah Oling KM. 13

jatimnow.com - Karya 24 mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) dalam merakit mobil listrik Gajah Oling KM. 13. patut diapresiasi.

Mobil ramah lingkungan yang dirakit dalam waktu 5 bulan tersebut mampu menjadi juara dalam ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2018.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Kejuaraan yang diselenggarakan setiap tahun oleh Politeknik Negeri Bandung (Polban) di bulan November tersebut, Gajah Oling KM. 13 mampu meraih juara 1.

"Alhamdulillah kemarin kami menyabet juara 1 di ajang KMLI Polban 2018. Setelah menyelesaikan 10 lap dengan panjang sirkuit 1 kilometer," kata Ketua Devisi Elektrikal UKM Mobil Listrik, Ferly Joi Setiawan, Selasa (8/1/2019).

Joi panggilan akrabnya menceritakan, dalam pembuatan mobil listrik Gajah Oling KM. 13 tersebut dibantu oleh dosen pembimbing UKM Mobil Listrik, Galang Sandi Prayogo.

"Mulai desain hingga merangkai kami lakukan bersama-sama," ujarnya.

Berkat kerja tim dan arahan dari dosen pembimbing itu, kata dia, dalam kurun waktu 5 bulan dapat menciptakan mobil listrik yang ramah lingkungan pertama di Banyuwangi.

Dari desainnya, mobil ini dirancang khusus untuk dilintasan balap dengan daya dorongnya memakai 4 baterai aki 12 volt. Mobil ini mampu melaju dengan kecepatan antara 40-50 km/jam.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

"Dari 4 baterai aki yang masing-masing 12 volt yang kita rangkai seri menghasilkan tegangan hingga 50,4 volt. Dengan masa pengisian 5 sampai 6 jam," ujarnya.

Dosen Pembimbing UKM Mobil Listrik Poliwangi, Galang Sandi Prayogo mengatakan, dengan keberhasilan tersebut mobil listrik Gajah Oling KM. 13 menjadi ikon baru di kampus negeri pertama di Bumi Blambangan ini.

"Selain itu hal ini wujud dari mahasiswa sebagai agen perubahan yang mendukung program pemerintah dalam mengembangkan mobil listrik. Sisi akademiknya membuat mahasiswa dapat mengekpresikan diri mereka," kata Galang.

Kedepannya, produk mobil listrik pertama yang dibuat oleh mahasiswa Poliwangi itu, akan terus dikembangkan. Namun, tetap mempertahankan karya yang sudah dihasilkan ini.

Baca Juga: Intip Spesifikasi Chery Q, Mobil Listrik Ringkas yang Hadir di IIMS Surabaya

Misalnya, kata dia, bisa disempurnakan dari sisi desain, bodi, hingga rangka mesinnya.

"Mobil ini sebagian komponennya impor sebagian lokal, 50:50 lah," jelasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.