Selasa, 16 Jun 2026 16:25 WIB

Dipolisikan DPRD Kota Blitar, Begini Respon Pengacara Karaoke Striptis

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 08 Jan 2019 14:29 WIB
 Supriarno, pengacara Rumah Karaoke MB yang dipolisikan DPRD Kota Blitar
Supriarno, pengacara Rumah Karaoke MB yang dipolisikan DPRD Kota Blitar

jatimnow.com - Supriarno, pengacara Rumah Karaoke MB resmi dipolisikan usai menuding DPRD Kota Blitar melawan tatanan Pancasila. Meski dilaporkan ke polisi, pengacara rumah karaoke striptis ini mengaku tak gentar.

"Bagus itu. Kita uji bersama-sama," jawab Supriarno melalui pesan WhatsApp, Selasa (08/01/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Ia menjelaskan tudingan yang diarahkan kepada wakil rakyat tersebut didasari fakta yang telah ia temukan. Menurutnya, dalam memberikan rekomendasi pada Pemkot Blitar soal Rumah Karaoke MB, DPRD tak sesuai dengan sila keempat Pancasila.

DPRD disebutnya memberikan rekomendasi secara sepihak tanpa mendengar pendapat dari manajemen Karaoke MB.

"Saya kemarin tidak sedang berorasi atau sekedar ngomong. Saya justru sedang berargumentasi dan saya serius," tegasnya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Baca juga:  

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Dodit Prasetya mengatakan laporan tersebut sudah diterima dan sedang didalami. "Kasus sudah kami terima secara resmi dan sedang kami periksa," ujar Dodit.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto menyebut, pelaporan itu merupakan kesepakatan dari fraksi, setelah Supriarno dianggap mendiskreditkan DPRD Kota Blitar dengan penyebutan tidak Pancasilais. Sebab pengambilan rekomendasi penutupan rumah karaoke MB telah melalui proses yang sesuai. Rekomendasi tersebut berdasarkan Perda No. 1 Tahun 2017 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantribum).

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Kegaduhan itu muncul saat dalam orasinya, Supriarno menuding bahwa pengambilan rekomendasi DPRD kepada Pemkot Blitar soal penutupan MB dinilai merusak tatanan Pancasila. Pernyataan itu disampaikan ketika menggelar aksi bersama sejumlah massa dan karyawan MB di depan Kantor DPRD Kota Blitar Senin (7/1/2019) kemarin.

Ujaran Supriarno itu membuat sejumlah anggota dewan berlari mengejar Supriarno, tetapi berhasil dihalau polisi yang saat itu tengah mengamankan demonstrasi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.